Pekanbaru, PilarbangsaNews
Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho S.E., M.M., secara resmi membuka event Turnamen Rumah Sakit Awal Bros Liga 4 Riau tahun 2025/2026 di Stadion Mini Gelora Hang Tuah pada Kamis (15/01/26).
Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Asprov PSSI Riau dan RS Awal Bros yang telah bersinergi menyelenggarakan kompetisi Liga 4 Riau yang merupakan pondasi penting mencari bibit-bibit talenta muda menjadi pemain profesional.
“Ini merupakan ajang sangat penting bagi perkembangan sepakbola di Riau, karena akan melahirkan pemain-pemain muda yang berbakat dan berkualitas di masa depan,” sebut Wali Kota Pekanbaru.
Agung menyebutkan, Stadion Mini Hangtuah merupakan aset Pemerintah Kota Pekanbaru. Hal ini bisa dilihat langsung dari kesiapan infrastrukturnya, mulai dari kualitas rumput yang sudah berstandar nasional, kondisi lapangan yang baik, kelengkapan gawang, hingga fasilitas penerangan
“Stadion ini tidak hanya digunakan untuk pertandingan tingkat provinsi, tetapi juga mampu menjadi venue pertandingan skala nasional di masa mendatang. Pemerintah Kota Pekanbaru akan berkomitmen mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembinaan generasi muda,” tutupnya.
Ketua Asprov PSSI Riau, Edward Riansyah, S.E., M.M., mengatakan Liga 4 Riau tahun ini menjadi ajang penting bagi klub-klub lokal untuk menembus level nasional. Sebanyak sembilan klub akan bersaing memperebutkan satu tiket sebagai wakil Provinsi Riau ke putaran nasional.
“Liga 4 ini menjadi pintu awal bagi klub-klub di Riau untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Harapan kita, wakil Riau nantinya mampu melaju hingga lolos ke Liga Nusantara dan mendampingi tim Riau yang sudah lebih dulu berkiprah di sana,” ujar Edward.
Edward mengakui bahwa mayoritas peserta Liga 4 Riau masih didominasi klub-klub yang bermarkas di Pekanbaru. Namun demikian, sejumlah daerah lain seperti Pelalawan juga telah menyatakan kesiapan mengikuti kompetisi.
Menurutnya, kondisi ini juga dipengaruhi oleh keputusan beberapa provinsi lain yang tidak menggelar kompetisi serupa, sehingga Riau berpeluang memperoleh tambahan slot peserta, seperti yang terjadi pada musim sebelumnya.
“Kemarin kita sempat mendapat tambahan slot karena ada provinsi lain yang tidak memutar liga. Untuk musim ini, kemungkinan itu masih terbuka, tapi kita lihat nanti perkembangan dari pusat,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Edward juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya sponsor utama yang telah konsisten mendukung Liga 4 Riau selama tiga tahun berturut-turut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada sponsor utama dan seluruh pihak pendukung. Kerja sama ini sangat berarti bagi keberlangsungan kompetisi sepak bola di Riau. Semoga ke depan bisa terus berlanjut,” tutup Edward. (Mirza)













