Web Hosting
Web Hosting
Berita

Respon Cepat Damkar Padang Cegah Meluasnya Kebakaran Gedung FKM Unand Jati

136
×

Respon Cepat Damkar Padang Cegah Meluasnya Kebakaran Gedung FKM Unand Jati

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews 

 

 

Aksi sigap dan cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah kebakaran hebat di Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) Jati agar tidak merembet ke bangunan lain, Kamis (8/5/2025) malam.

 

Kebakaran yang terjadi di gedung tiga lantai tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp4 miliar. Namun, berkat gerak cepat petugas, api berhasil dilokalisasi hanya di satu gedung saja.

 

“Kami menerima laporan sekitar pukul 20.28 WIB dan langsung bergerak cepat ke lokasi. Saat tiba delapan menit kemudian, api sudah membesar sampai ke lantai tiga,” ungkap Kepala Damkar Kota Padang, Budi Payan.

 

Damkar Kota Padang langsung mengerahkan 9 armada pemadam dan 80 personel untuk menjinakkan kobaran api. Tindakan cepat itu dinilai krusial karena lokasi kebakaran berada di area kampus yang padat bangunan.

 

“Jika terlambat sedikit saja, bukan tidak mungkin api menjalar ke gedung lain. Tapi berkat koordinasi yang baik dan kecepatan respons tim, kebakaran bisa kita kendalikan,” tambah Budi.

 

Bangunan yang terbakar merupakan bagian dari kompleks pendidikan kedokteran Unand. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerusakan bangunan cukup parah dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

 

Budi juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan instalasi listrik, apalagi saat meninggalkan rumah atau gedung dalam waktu lama.

 

“Pastikan semua colokan listrik dalam keadaan aman. Kalau bisa, dicabut saja. Dan jika terjadi kebakaran, segera hubungi layanan darurat 112 atau Damkar Padang di 113, (0751) 28558, atau WhatsApp ke 08116606113,” pesannya.

 

Aksi cepat Damkar Kota Padang dalam insiden ini kembali menegaskan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana, serta pentingnya sinergi antara laporan warga dan respons cepat petugas lapangan. (Gilang)