Padang, PilarbangsaNews
Bulan Ramadhan, PMI tetap lanjutkan layanan kemanusiaan. Memasuki hari ke-3 bulan suci Ramadhan ini, PMI masih hadir di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat.
Seperti yang dilakukan PMI Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (21/2/2026) di Kelurahan Gurun Laweh, Nanggalo, Padang. PMI Provinsi Sumatera Barat mendistribusikan 50 paket lengkap, berupa peralatan dapur, hygiene kit, Sembako bantuan dari CARE Indonesia serta cangkul, sekop, dignity kit yang berasal dari donasi Masyarakat Indonesia melalui Palang Merah Indonesia.
Eko Yance Eddie, Ketua Bidang Humas PMI Provinsi Sumatera Barat dari lokasi kegiatan mengatakan, selama bulan Ramadhan, layanan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat terus dilakukan.
“Bantuan peralatan dapur ini untuk 50 KK atau rumah yang terdampak yang sudah kami data dan pastikan belum mendapatkan bantuan yang sama dari PMI sebelumnya,” ucap Eko.
Tidak hanya di Kota Padang, PMI Sumbar lanjut Eko, juga mendistribusikan barang yang sama di beberapa daerah terdampak diantaranya, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pesisir Selatan. “Tentunya pendistribusian dilakukan sesuai dengan data assessment dari PMI setempat,” terang Eko Yance Edrie.
Salah seorang penerima Tiwi (40) mengatakan masyarakat saat ini sudah mulai berbenah dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasanya, meskipun dengan keadaan yang masih belum sempurna dan mengandalkan bantuan-bantuan yang ada.
“Alhamdulillah peralatan rumah tangga sekarang sudah lengkap, dari bantuan hari ini. Saya mau kembali berjualan lagi,” tutur Tiwi.
Tiwi berharap ia dan warga lainnya terus mendapatkan dukungan sampai situasi normal kembali. “Seperti sekarang kami juga butuh modal usaha, untuk melanjutkan hidup kami,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, jembatan penghubung daerah yang masih terputus hingga saat ini. Tiwi meminta kepada pemerintah agar segera memperbaiki jembatan tersebut.
“Bulan puasa ini kami biasanya berjualan di pinggir jalan raya kota (Gunung Pangilun), jadi kalau bisa jembatannya segera diperbaiki, supaya tidak jauh memutar jalan,” ucap Tiwi.
Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo mengatakan, pihak pemerintah sudah mengupayakan dukungan dan bantuan terus diberikan kepada masyarakatnya terdampak. “Perbaikan fasilitas umum, distribusi bantuan dan lain sebagainya terus kami ajukan. Dan Alhamdulillah PMI menjawab salah satu yang permintaan kita semua. Semoga dukungan terus ada untuk masyarakat Nanggalo,” kata Amrizal.
Mewakili masyarakat, Amrizal mengucapkan terimakasih kepada Masyarakat Indonesia yang telah berdonasi melalui PMI. “Bantuannya sudah sampai kepada kami, terimakasih banyak kami ucapkan kepada Masyarakat Indonesia, semoga diari yang suci ini amal ibadahnya dilipat gandakan oleh Allah SWT,” tutup Amrizal. (Gilang)













