Web Hosting
Web Hosting
Berita

PMB SMA/SMK Riau 2025 Dengan Sistem Baru, Zubir : Harapan Baru Pemerataan Pendidikan

472
×

PMB SMA/SMK Riau 2025 Dengan Sistem Baru, Zubir : Harapan Baru Pemerataan Pendidikan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Panitia Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun 2025 untuk tingkat SMA dan SMK di Provinsi Riau menyatakan kesiapan penuh menjelang pelaksanaan pendaftaran yang dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juni hingga 2 Juli mendatang.

 

Mengingat bahwasanya petunjuk teknis (juknis) resmi telah ditandatangani oleh Gubernur Riau H.Abdul Wahid M.Si dan tentunya akan siap digunakan oleh seluruh satuan pendidikan baik negeri maupun swasta tingkat SMA/SMK.

 

Ketua Panitia PMB Jenjang SMA/SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zubir M.Pd mengatakan dalam pelaksanaan PMB tahun ini, terdapat perubahan signifikan dalam sistem penerimaan.

 

Jika sebelumnya menurut Zubir, sistem zonasi lebih mengedepankan jarak tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah tujuan, kini sistem yang digunakan mengutamakan nilai akademik. Rata-rata nilai rapor semester 1 hingga semester 5 (untuk SMA/SMK) menjadi indikator utama seleksi.

 

“Perubahan ini bertujuan untuk menciptakan proses penerimaan yang lebih adil dan berbasis prestasi. Dengan sistem domisili yang berlandaskan nilai akademik, kita ingin memastikan siswa-siswa berprestasi bisa diterima di sekolah pilihannya, tanpa terkendala oleh jarak geografis,” ujar Zubir.

 

Menurutnya, petunjuk teknis atau Juknis PMB tahun 2025 yang sudah disusun tersebut merupakan hasil konsultasi panjang dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

 

“Harapan kita kepada seluruh pihak, khususnya orang tua dan calon siswa, dapat mematuhi juknis ini agar pelaksanaan PMB berjalan lancar dan berkeadilan,” jelas Ketua Panitia PMB tahun 2025 ini.

 

“Kami mengimbau juga masyarakat untuk benar-benar memahami dan mengikuti juknis yang telah disosialisasikan. Dengan begitu, potensi masalah dan kekeliruan selama proses penerimaan dapat diminimalkan,” tambahnya.

 

Untuk mendukung kelancaran informasi, panitia jelasnya telah melakukan sosialisasi secara masif ke 12 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Riau.

 

“Sosialisasi telah kita dilakukan dengan mengundang perwakilan SMP kelas IX dan Wakil Kepala Sekolah di setiap daerah. Selain itu, pamflet dan brosur resmi juga telah disebarkan sebagai panduan pelaksanaan PMB 2025,” urai Zubir.

 

Dengan demikian, kesiapan teknis yang matang dan pelaksanaan PMB SMA/SMK 2025 di Provinsi Riau diharapkan menjadi momentum penting menuju sistem pendidikan yang lebih berkualitas, merata, dan bermutu. (Mirza)