Web Hosting
Web Hosting
Berita

Nan Tumpah Masuk Sekolah 2026 Siap Digelar, KSNT Umumkan Panggilan Terbuka

33
×

Nan Tumpah Masuk Sekolah 2026 Siap Digelar, KSNT Umumkan Panggilan Terbuka

Sebarkan artikel ini

Padang Pariaman, PilarbangsaNews

Setelah mendatangi 15 sekolah menengah pada tahun lalu, Komunitas Seni Nan Tumpah (KSNT) kembali menggelar program tahunan Nan Tumpah Masuk Sekolah (NTMS) 2026. Pendaftaran untuk sekolah tujuan resmi dibuka mulai Rabu, 29 April hingga 9 Mei 2026.

 

 

NTMS adalah program pementasan dan pelatihan seni pertunjukan yang dilakukan langsung di lingkungan sekolah. Alih-alih menunggu siswa datang ke gedung pertunjukan, KSNT memilih datang membawa seni pertunjukan itu ke halaman, aula, atau kelas.

 

Program ini sudah dijalankan KSNT sejak 2011 hingga 2025 dan telah menyambangi puluhan sekolah menengah di berbagai kabupaten
dan kota di Sumatera Barat.

 

KSNT menilai seni pertunjukan ini adalah ruang komunikasi antara seniman dan penonton untuk menyuarakan realitas kehidupan, kritik sosial, serta nilai-nilai kemanusiaan. Sayangnya, jarak antara seni pertunjukan dan remaja masih cukup jauh.

 

“Seni pertunjukan itu ruang aman untuk membicarakan hal yang sulit dibicarakan. Tapi karena keterbatasan akses dan pengetahuan, banyak siswa menganggap seni pertunjukan itu berat, serius, atau bukan untuk mereka,” ungkap Mahatma Muhammad, Ketua KSNT.

 

Program Nan Tumpah Masuk Sekolah di salah satu sekolah di Kota Padang

 

Kondisi tersebut yang mendorong KSNT tetap konsisten menjalankan NTMS setiap tahun. Dengan mendatangi sekolah, KSNT memotong rantai keterbatasan ruang, dan waktu yang selama ini jadi penghalang siswa untuk mengenal seni pertunjukan secara langsung.

 

Dalam program NTMS ini, KSNT tidak hanya sekadar menampilkan pementasan namun juga pelatihan. Para siswa di sekolah tujuan akan dibekali materi dasar seni pertunjukan melalui serangkaian workshop.

 

Materi yang diberikan meliputi dasar dasar pemeranan dan koreografi untuk melatih tubuh dan vokal, penciptaan plot pertunjukan agar siswa paham cara menyusun cerita, penciptaan musik ilustrasi pertunjukan untuk membangun suasana, hingga dasar dasar skenografi atau tata panggung.

 

“Harapannya selesai NTMS, siswa tidak hanya jadi penonton. Mereka tahu bagaimana sebuah pertunjukan lahir, dari ide sampai bisa dipentaskan,” kata Fajry Chaniago, Manajer Program
KSNT. KSNT juga menawarkan pendampingan pengelolaan ekstrakurikuler seni bagi sekolah.

 

“Program NTMS ini tidak hanya menyasar siswa dalam rangka pengenalan dan pendekatan seni
pertunjukan kepada para siswa, namun sekolah juga akan mendapatkan pendampingan pengelolaan
ekstrakurikuler seni oleh Komunitas Seni Nan Tumpah,” tambah Fajry.

 

Dengan begitu, dampak NTMS tidak berhenti setelah tim KSNT pulang namun juga meninggalkan bekal bagi pengembangan ekstrakurikuler sekolah.

 

Selain itu, Ketua Komunitas Seni Nan Tumpah, Mahatma Muhammad, menegaskan bahwa NTMS adalah bagian dari upaya perluasan akses seni dan budaya. Menurutnya, seni pertunjukan bisa menjadi alat untuk membaca dan menanggapi keadaan sosial.

 

“Pelaksanaan Program Nan Tumpah Masuk Sekolah ini juga diharapkan dapat memperluas akses seni dan budaya di kalangan generasi muda
dalam rangka menstimulasi kreativitas dan imajinasi serta membangun pemahaman tentang realitas sosial yang berkaitan dengan pembentukan karakter remaja,” tutur Mahatma.

 

Pada Nan Tumpah Masuk Sekolah 2026, KSNT membuka peluang bagi sekolah menengah di Sumatera Barat yang belum pernah dikunjungi untuk mendaftar sebagai sekolah tujuan.

 

Pendaftaran dibuka dari tanggal 29 April hingga 9 Mei 2026. Seluruh sekolah yang mendaftar akan melalui tahap seleksi berdasarkan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan KSNT, antara lain kesiapan waktu, ketersediaan tempat pementasan, dan komitmen pendampingan dari pihak sekolah. KSNT memastikan sekolah yang terpilih tidak akan dipungut biaya apapun.

 

“Kami hanya meminta dukungan agar proses penyelenggaraan kegiatan berjalan lancar. Dukungan bisa berupa koordinasi waktu, penyediaan ruang, dan kehadiran siswa serta guru saat kegiatan berlangsung,” jelas Fajry.

 

Informasi lengkap mengenai alur pendaftaran, formulir sekolah tujuan, dan ketentuan teknis dapat diakses melalui media sosial resmi Komunitas Seni Nan Tumpah di Instagram @nantumpah dan website KSNT https://www.nantumpah.org/panggilan-terbuka-sekolah-tujuan-nan-tumpah-masuk-sekolah-2026/ . Atau meng-klik link form pendaftaran berikut
https://forms.gle/2EKXigmpvPqs9QGM9

 

Dengan dibukanya NTMS 2026, KSNT berharap semakin banyak sekolah di Sumatera Barat yang memberi ruang bagi seni dan budaya khususnya teater untuk tumbuh. Bukan hanya sebagai tontonan setahun sekali, tapi sebagai bagian dari ekosistem belajar yang menghidupkan daya pikir kritis dan kepekaan sosial pelajar. (rel)