Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Ninik mamak Ampang Pulai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, menyampaikan sikapnya atas bangunan berbentuk klenteng di Pulau Cubadak, yaitu minta bangunan itu dirubah dan ornamennya diganti karena tidak sesuai dengan perizinan dan nilai sosial masyarakat.
Hal itu disampaikan Ninik Mamak Ampang Pulai yang tergabung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) saat audensi dengan Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim di ruang rapat Kantor Bupati Pesisir Selatan, Jum’at (24/4/2026).
Ketua KAN Ampang Pulai Nofriyon Dt. Bandaro Jambak dan Sekretaris Adlino Dt. Rajo Dihilie menyampaikan, bangunan fisik yang dihebohkan di Pulau Cubadak itu harus dirubah bentuk dan ornamennya dengan tetap memperhatikan nilai-nilai sosial dan kultural masyarakat setempat.
“Hal yang sangat penting bangunan berbentuk seperti klenteng itu harus dirubah agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru. Masyarakat adat tidak menolak investasi yang masuk ke Kawasan Mandeh karena investasi sebagai peluang penting untuk meningkatkan kesejahteraan anak kemenakan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Ketua KAN Ampang Pulai Nofriyon Dt. Bandaro Jambak.
Hal senada disampaikan, salah seorang tokoh masyarakat Drs. Nawardi yang meminta Pemerintah Daerah Pessel dapat menyampaikan kepada pemilik usaha yang memiliki bangunan menyerupai klenteng itu untuk segera merubah bangunan dan ornamennya.
“Penyesuaian itu terutama pada ornamen atau simbol-simbol yang dianggap merepresentasikan identitas keagamaan tertentu. Ini untuk menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman serta memastikan bahwa pembangunan berjalan selaras dengan norma yang berlaku di nagari,” kata Nawardi.
Ketua KAN Ampang Pulai Nofriyon Dt. Bandaro Jambak dalam pertemuan ini didampingi oleh Ninik Mamak yaitu Elfa Permadi Dt. Rajo Intan, Irwandi Dt. Batuah Nan Kayo, Han Yusfik Pnk Dt. Sati, Kasril Kamarudin Dt. Bandaro Itam, Rafdi Efendi Dt. Sari Marajo, H. Nazra Tasar Dt. Bandaro Itam Nan Kayo.
Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menerima aspirasi Niniak Mamak Ampang Pulai dan segera akan meneruskan aspirasi ini kepada pemilik bangunan di Pulau Cubadak.
Wabup Pessel didampingi oleh Sekda H. Zainal Arifin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dr. H. Syahrizal Antoni, MPH., Kepala Badan Kesbangpol Marzan, Kepala Dinas Kominfo Wendi, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Tuti, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Ronald Bernando, serta Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Andi Syafinal.
Kasat Intelkam Polres Pesisir Selatan, Iptu Suhasril, S.H., M.H, juga hadir dalam pertemuan tersebut guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan perspektif keamanan dalam menyikapi dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Audiensi ini mencerminkan peran aktif niniak mamak sebagai penjaga nilai-nilai adat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan solusi yang diambil mampu menjaga keharmonisan sosial tanpa menghambat arus investasi di Kawasan Mandeh. (ori)













