Web Hosting
Web Hosting

Berita

Masjid Megah Bernuansa Minang Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta! Proyek Islamic Center Daram Internasional (ICDI) Resmi Dicanangkan

42
×

Masjid Megah Bernuansa Minang Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta! Proyek Islamic Center Daram Internasional (ICDI) Resmi Dicanangkan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PilarbangsaNews

Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat, organisasi Da’i Rantau Minang (Daram) resmi mencanangkan pembangunan Kawasan Terpadu Islamic Center Daram Internasional (ICDI) seluas 75 hektar di Jakarta pada Jumat (17/4/2026).

 

 

Proyek ambisius ini dirancang sebagai ekosistem mandiri yang menggabungkan fungsi religi, pendidikan, bisnis, dan hunian modern bernuansa Islami.

 

Hal yang paling menarik perhatian, jantung kawasan ini adalah masjid megah berukuran 100 x 100 meter dengan sentuhan arsitektur khas Minangkabau.

 

Masjid ini akan berdiri di lahan inti seluas 10 hektar dan langsung terintegrasi dengan pusat bisnis yang menjadi penggerak ekonomi kawasan. Bayangkan, sebuah masjid ikonik yang memadukan keindahan rumah gadang dengan nuansa modern, siap menjadi landmark baru di ibu kota.

 

Proyek ICDI tidak sekadar membangun tempat ibadah, tapi menciptakan ekosistem yang mandiri secara finansial. Bendahara Daram Internasional, Supriyadi, menjelaskan bahwa pembangunan ini melibatkan skema konsorsium investor untuk menjamin biaya operasional jangka panjang.

 

“ICDI dirancang mandiri secara finansial melalui pengelolaan pusat bisnis, area komersial, dan wisata edukasi yang akan menghasilkan cashflow berkelanjutan,” ujar Supriyadi.

 

Dari total 75 hektar, sekitar 65 hektar akan dikelola secara profesional untuk mendukung keberlangsungan fasilitas ibadah dan kegiatan sosial. Sisanya difokuskan pada pengembangan hunian dan ruang terbuka hijau.

Secara rinci:, 35 hektar disiapkan untuk membangun sekitar 2.000 unit rumah terpadu. Sedangkan 25 hektar lagi akan menjadi taman wisata edukasi yang asri sebagai paru-paru kawasan.

 

Ketua Umum Daram, Buya Dr. Elfa Mukhlis, MA, menyatakan bahwa visi besar proyek ini adalah menghadirkan representasi Islam yang inklusif sekaligus menjadi penggerak ekonomi nyata.

 

“Kami ingin ICDI menjadi model pengembangan wilayah terpadu di Indonesia yang mampu menarik investasi serta wisatawan global, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tegas Buya Elfa.

 

Pada tahap awal pasca-pencanangan, tim proyek akan fokus pada persiapan pembangunan struktur utama masjid serta penguatan manajemen profesional pengelola kawasan.

 

Dalam waktu 1 hingga 2 dekade mendatang, ICDI diharapkan menjadi pusat peradaban Islam bertaraf internasional yang hidup 24 jam, mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan ekonomi dan pendidikan.

 

Bagi masyarakat Sumatera Barat, proyek ini membawa kebanggaan tersendiri karena nuansa Minang yang kuat pada masjid utamanya. Ini sekaligus menjadi bukti kontribusi anak rantau Minang dalam membangun peradaban Islam yang modern dan bermanfaat bagi bangsa. (Gilang)