Pekanbaru, PilarbangsaNews
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mulai melakukan sosialisasi kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. Syafrian Tommy, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada satuan pendidikan mengenai mekanisme, jadwal, serta tujuan pelaksanaan TKA yang untuk pertama kalinya diterapkan secara nasional.
“Dalam waktu dekat kami akan mengundang seluruh kepala sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Pekanbaru, untuk menyampaikan informasi resmi terkait jadwal dan teknis pelaksanaan TKA yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen,” ujar pria yang akrab disapa Tommy.
Ia menegaskan, pendaftaran TKA akan dibuka mulai 19 hingga 28 Februari 2025. Meski demikian, Tommy menekankan bahwa TKA tidak bersifat wajib dan bukan penentu kelulusan siswa.
“TKA ini bukan ujian kelulusan. Tujuannya murni untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya pada Selasa, 13 Januari 2026.
Tommy menyebutkan, meskipun tidak wajib, pihak sekolah tetap diminta untuk menyampaikan informasi ini secara transparan kepada orang tua siswa agar tidak terjadi kesalahpahaman. Dalam TKA, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika dan Bahasa Inggris.
Pelaksanaan TKA ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025, yang menekankan penguatan sistem penilaian pendidikan nasional melalui asesmen akademik yang terstandar.
“TKA menjadi instrumen evaluasi mutu pendidikan nasional, bukan alat seleksi atau penentu nasib akademik siswa,” tegas Tommy.
Sebelum pelaksanaan utama, Disdik Pekanbaru juga akan menggelar serangkaian tahapan persiapan. Di mulai dari simulasi TKA dijadwalkan pada 23 Februari hingga 1 Maret 2025 untuk tingkat SMP, dan 2 hingga 8 Maret 2025 untuk tingkat SD.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menguji kesiapan sarana dan prasarana, mengingat TKA dilaksanakan berbasis komputer. Dari simulasi ini kita bisa memetakan kesiapan infrastruktur. Jika ada kekurangan, tentu akan kita upayakan pemenuhannya,” sebutnya.
Selanjutnya, untuk gladi bersih akan dilaksanakan untuk seluruh jenjang pendidikan pada tanggal 9 hingga 17 Maret 2025. Adapun pelaksanaan TKA secara nasional diperkirakan berlangsung pada bulan April 2025.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari sekolah hingga orang tua memiliki pemahaman yang sama tentang TKA sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sebagai beban tambahan bagi siswa,” tutup Plt. Kadis Pendidikan kota Pekanbaru. (Mirza)













