Web Hosting
Web Hosting
Berita

Dilantik Sebagai Rektor, Prof Maidiawati Jadikan ITP Perguruan Tinggi Teknik yang Unggul, Adaptif dan Berdampak

101
×

Dilantik Sebagai Rektor, Prof Maidiawati Jadikan ITP Perguruan Tinggi Teknik yang Unggul, Adaptif dan Berdampak

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Prof. Dr. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM resmi menjabat Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) periode 2025-2029 setelah dilantik oleh Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Padang, Ampri Satyawan, Kamis (26/2/2026).

 

 

Sebelumnya, guru besar teknik sipil ini adalah Wakil Rektor I ITP. Ia menggantikan kepemimpinan Prof. Dr. Ade Indra, S.T., M.T., IPM.

 

Maidiawati yang menyelesaikan pendidikan magister dan doktoral di Toyohashi University of Technology Japan ini tak ingin setengah-setengah berkarir sebagai pimpinan di ITP. Dalam pidato pelantikannya, ia berkomitmen membawa inovasi, semangat baru dan kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika ITP.

 

“Amanah ini bukan sekadar kehormatan pribadi, tetapi tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan secara institusional, profesional, moral, dan spiritual,” ujarnya dalam pidato perdana sebagai Rektor ITP.

 

Dalam arah kebijakan Maidiawati adalah berkomitmen untuk menguatkan ITP sebagai perguruan tinggi teknik yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berkontribusi atau berdampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. Arah ini sejalan dengan visi ITP menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional.

 

Sejumlah fokus utama kepemimpinannya. Pertama, penguatan tata kelola kampus melalui prinsip good university governance yang transparan dan akuntabel, termasuk digitalisasi layanan akademik dan nonakademik.

 

Kedua, peningkatan mutu akademik dan akreditasi melalui penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kualifikasi dan jabatan fungsional dosen, serta penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah.

 

Ketiga, penguatan riset agar luaran penelitian memberi solusi konkret bagi masyarakat dan dunia usaha. Keempat, pengembangan sumber daya manusia dan budaya akademik.

 

Saat ini, ITP memiliki 76 dosen dan 45 tenaga kependidikan. Dari jumlah dosen tersebut, sekitar 5 persen telah bergelar Profesor (guru besar), 29 persen bergelar doktor (S3), dan 18 dosen tengah menempuh pendidikan doktoral.

 

Kelima, penguatan jejaring dan reputasi institusi melalui kerja sama yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan dan daya serap di dunia kerja.

 

Prof. Maidiawati yang merupakan alumni SMPN Lengayang Pessel ini memaparkan bahwa ITP saat ini memiliki dua kampus, sepuluh program studi dengan akreditasi Baik Sekali, sekitar 1.700 mahasiswa aktif serta 10.000 lebih alumni yang berkiprah di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga dunia industri dan wirausaha. (Gilang)