Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Badan usaha milik nagari (Bumnag), Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban selangkah lebih maju dan malah berlari kencang.
Ini tak terlepas dari inovasi dari Wali Nagari Balai Panjang bersama pengurus Bumnag. Gebrakan yang mereka lakukan ini patut diapresiasi karena mampu memberdayakan secara maksimal potensi yang ada di wilayah kenagarian tersebut.
Pada Rabu (23/4/2025) PilarbangsaNews diajak Wali Nagari Balai Panjang, Idris Dt. Panjang Barapi ke lokasi usaha Bumnag di Jorong Kubang Rasau.
Diatas lahan lebih kurang 2 ha, terdapat 15 kolam ikan yang bermacam spesies, gurami, mas/raya, dan lainnya. “Lokasi ini hamparan tanah kering dulunya milik warga. Semenjak dua tahun lalo dikontrak Bumnag selama 15 tahun, dan kami bangun kolam ikan diatas tanah kering tersebut. Alhamdulillah, kawasan perikanan dengan isi kolam ikannya telah menghasilkan uang jutaan rupiah,” sebutnya.
“Kami berobsesi kawasan perikanan ini bisa dijadikan sekolah lapangan nantinya bagi kelompok kelompok perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota, dan Sumatra Barat,” ungkap Idris sumando Rang Nagari Mungo, nagari penghasil ikan gurami itu.

Pembangunan jembatan yang vital untuk menuju kawasan perikanan dan peternakan
Untuk melancarkan transportasi ke kawasan perikanan dan peternakan itu, pemerintahan nagari ini tengah membangun jembatan penghubung anak sungai Sitalang.
“Infrastruktur jembatan skala kecil ini vital karena menjadi sarana transportasi R4 dan R2 ke lokasi perikanan. Untuk peternakannya, kurang 5.000 ekor ayam akan dibangun kandangnya dalam waktu tak lama lagi di sini,” terangnya.
Kemudian inovasi lain yang telah diwujudkan Bumnag Nagari Balai Panjang ini adalah kawasan parwisata pemandian di Jorong Lurah Bukik. “Alhamdulillah kawasan ini direspons masyarakat dalam dan luar nagari, apalagi dihari hari libur dan lebaran. Saat lebaran lalu hingga sekarang unit kerja ini telah menghasilkan pendapatan lebih kurang Rp20 juta,” terang Idris yang juga Ketua Forum Wali Nagari se Kabupaten Limapuluh Kota.
Menjawab pertanyaan PilarbangsaNews, Idris menyebutkan bahwa di kawasan wisata Lurah Bukik itu akan disemarakkan nanti dengan berwisata kedalam hutan dengan motor di jajaran Bukit Barisan yang berada di dekat lokasi.
Lalu yang lain, tengah dipersiapkan kawasan peternakan, sapi dan kambing di nagari ini. “Kami sekarang sedang menyusun strategi menuju arah ini,” pungkasnya. (wba)













