Web Hosting
Web Hosting
Berita

Suryadi Asmi Didaulat Berikan Sambutan pada HBH Kerukunan Warga Minang Kerinci Saiyo

66
×

Suryadi Asmi Didaulat Berikan Sambutan pada HBH Kerukunan Warga Minang Kerinci Saiyo

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PilarbangsaNews

Tokoh Sesepuh Minang Kerinci, H Suryadi Asmi, SE MM (72) tetap aktif bersosial kemasyarakatan. Bahkan menghadiri undangan khusus organisasi Kerukunan Warga Minang Kerinci Saiyo Jakarta.

 

 

“Akhir pekan kemarin di Jakarta menghadiri undangan khusus untuk Halal Bihalal. Alhamdulillah giatnya berjalan lancar. Pada HBH Warga Jakarta yang berasal dari Kerinci asal Minang itu saya didaulat memberikan sambutan,” jawab H Suryadi Asmi, mantan Dirut Bank Nagari melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/4/2026).

 

Di acara HBH itu, H Suryadi Asmi, tokoh masyarakat Sumbar yang bergelar adat Datuak Rajo Nan Sati juga sebagai Dewan Penasehat Minang Kerinci Jakarta walaupun berdomisili di Padang Sumatera Barat menyampaikan pesan bahwa kebersamaan sesama Anak Minang yang berkehidupan dan lahir di Kerinci mesti terus dibina, ditingkatkan, serta silaturahmi diupayakan tetap bisa berjalan dengan baik.

 

“Di acara HBH momentum istimewa ini, saya mewakili tokoh sesepuh Minang Kerinci mengucapkan selamat hari raya Idulfitri mohon maaf lahir batin, minal aidzin wal faidzin,” ujarnya dalam sambutan HBH itu.

 

H. Suryadi Asmi, SE.,MM

 

Acara HBH yang diselenggarakan Kerukunan Warga Minang Kerinci Saiyo dihadiri oleh niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta anak kemenakan dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan “Acara ini merupakan sarana untuk mempererat silaturahmi antarwarga Minang asal Kerinci yang merantau di Jakarta,” ujarnya.

 

Selain itu, Suryadi Asmi Datuak Rajo Nan Sati mengapresiasi kontribusi positif yang dilakukan oleh Warga Minang Kerinci yakni melakukan sunatan massal setiap tahun untuk 1000 anak di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci disamping kegitan keagamaan dan sosial lainnya.

 

Seperti diketahui Suryadi lahir di Sungai Penuh, Jambi pada 21 Desember 1954. Ia merupakan putra ketiga di antara sembilan bersaudara dari seorang ayah yang bernama Asmi St. Sinaro Bungsu dan ibu bernama Rohani yang berasal dari Saniangbaka, Solok, Sumbar.

 

Ayahnya adalah seorang pedagang hasil bumi di Sungai Penuh, Jambi. Dalam sosial kemasyarakatan, Suryadi Asmi diserahi berbagai amanah pimpinan organisasi, tercatat beliau pernah memimpin Solok Saiyo Sakato (S3). (Gilang)