Web Hosting
Web Hosting
Berita

Bupati Welly Suhery Temui Mensos, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Pasaman

32
×

Bupati Welly Suhery Temui Mensos, Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Pasaman

Sebarkan artikel ini

Lubuk Sikaping, PilarbangsaNews

Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Pasaman H. Parulian didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Pasaman Asrial Arfandi, bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Saifullah Yusuf di rumah dinas Mensos, Komplek Widya Candra, Jakarta Selatan, Minggu (26/4/2026).

 

 

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda penting, diantaranya koordinasi dan menyampaikan proposal untuk pengajuan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pasaman.

 

Pertemuan juga mengkoordinasikan terkait data-data penerima Bansos di Pasaman, sekaligus memvalidasi data para penerima Bansos.

 

“Ya, malam ini sekira pukul 20.00 WIB, kami bersama Wakil Bupati Pasaman, didampingi oleh Ketua PWNU Prof Ganefri dan Asisten I Pemerintahan dan Kesra melakukan koordinasi dengan Bapak Menteri Sosial di kediaman beliau,” ujar Welly Suhery.

 

Meskipun dihari libur bukanlah menjadi penghambat Bupati Welly untuk menggaet sejumlah program untuk masyarakat Pasaman.

 

“Pertemuan ini menyerahkan usulan resmi sekaligus mematangkan proposal pembangunan Sekolah Rakyat (SR) kepada Kementerian Sosial, Alhamdulillah langsung bisa bertemu dengan Bapak Menteri,” ujar Bupati Welly.

 

Dikatakan Bupati Welly Suhery, Sekolah Rakyat adalah sebuah inisiatif pendidikan dari yang dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Pasaman.

 

Pemerintah Pasaman telah menyiapkan lahan untuk pendirian Sekolah Rakyat itu dengan alternatif di Kecamatan Lubuk Sikaping, Kecamatan Dua Koto, Kecamatan Mapat Tunggul dan Kecamatan Rao Utara.

 

Dikatakan oleh Bupati Welly, status usulan lahan tersebut tengah berada pada tahap finalisasi kajian teknis lahan yang dilakukan oleh Tim dari Pemerintah Kabupaten Pasaman berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Pasaman.

 

Dikatakan Welly Suhery, langkah penyiapan lahan ini merupakan hal penting terkait dengan administratif yang krusial untuk memastikan aspek legalitas lahan sebelum pembangunan fisik dimulai oleh pemerintah pusat. Bupati Welly memberikan suatu kepastian bahwa ketersediaan lahan bukan persoalan.

 

Bupati Welly juga menyampaikan rasa syukur atas sambutan positif Mensos RI terhadap kunjungan dan usulan program tersebut. Menurutnya, Sekolah Rakyat adalah solusi jangka panjang dalam memberdayakan masyarakat agar menjadi lebih mandiri dan cerdas.

 

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur proposal pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasaman telah diserahkan dan diterima secara langsung oleh Bapak Mensos,” ujar Bupati.

 

Dikatakan Bupati Welly, bahwa upaya Sekolah Rakyat ini adalah bentuk komitmen nyata untuk menjamin agar seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pasaman, terutama keluarga prasejahtera, bisa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

 

Sebagaimana diketahui Sekolah Rakyat merupakan buah sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah dalam mengintervensi kemiskinan yang terjadi akhir-akhir ini. Keberadaan Sekolah Rakyat sangat membantu keluarga kurang mampu untuk mendidik anak-anaknya agar setara dengan anak-anak yang lain. (Zul)