Pekanbaru, PilarbangsaNews
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau secara resmi membuka kegiatan Riau Edutech Campus Summit Expo 2026 yang di taja oleh PGRI Provinsi Riau di mulai dari tanggal 07 – 09 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Kadisdik Provinsi Riau H. Erisman Yahya MH., mengatakan kegiatan Riau Edutech Campus Summit Expo 2026 ini merupakan langkah kepedulian dan komitmen bersama antara pemerintah, PGRI, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi para pelajar khususnya kelas 12, tentunya bertujuan agar generasi muda Riau tidak berjalan sendiri dalam menentukan arah pendidikan dan masa depannya,” ujar Erisman Yahya.
“Kami atas nama pemerintah mengucapkan rasa terimakasih kepada PGRI Provinsi Riau yang secara konsisten mengambil peran sebagai mitra kolaboratif. Hal ini yang akan kita jaga, karena peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dikerjakan oleh semua pihak, tetapi harus dibangun bersama,” imbuhnya didampingi Kabid Pembinaan SMA, Nasrol Akmal.
Kadisdik Riau ini juga menyampaikan kegiatan ini bukan sekedar pameran khusus saja, namun bisa menjadi ruang penting untuk mempertemukan siswa dengan informasi pendidikan tinggi, membuka wawasan, serta membantu mereka mengambil keputusan yang lebih sadar dan bertanggung jawab atas masa depannya.
“Kami disini akan terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai skema dukungan antara lain beasiswa Bidikmisi, beasiswa prestasi bagi mahasiswa yang menempuh pendidikannya di luar Provinsi Riau, serta bantuan sosial pendidikan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan agar tidak ada lagi anak Riau yang kehilangan masa depan hanya keterbatasan ekonomi,” tutup Erisman Yahya.
Sementara itu, Ketua Umum PGRI Provinsi Riau, Dr. Adolf Bastian, M.Pd., menyebutkan kegiatan Riau Edutech Campus Summit Expo 2026 merupakan upaya strategis mempersiapkan generasi muda menghadapi pendidikan tinggi dan dunia kerja, serta memperkuat perlindungan hukum bagi guru.
“Agenda ini kami rancang sebagai wadah edukasi, inspirasi, dan motivasi bagi siswa, khususnya siswa tingkat SMA/SMK, agar lebih siap melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja,” ujar Adolf Bastian.
Selain pameran pendidikan menurut Adolf, juga menggelar try out masuk perguruan tinggi secara gratis dengan hadiah jutaan rupiah. Kegiatan ini didukung oleh Bank Indonesia, IPB Riau, Garuda Cyber, serta PGRI Riau sendiri.
“Agenda lainnya meliputi dialog pendidikan bersama tokoh-tokoh pendidikan Provinsi Riau dari legislator dan senator pusat di antaranya anggota DPR RI, Karmila Sari dan anggota DPD RI, Sawitri serta para direktur lembaga pendidikan tinggi yang membahas arah dan potret pendidikan masa depan,” sebut Adolf.
“Dan di hari kedua nanti akan ada seminar Perlindungan Hukum terhadap Guru yang menghadirkan langsung Kapolda Riau, Kajati Riau, serta anggota DPR RI, Rahul. Seminar ini menjadi tindak lanjut dari komitmen bersama yang telah dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PGRI dan aparat penegak hukum,” tambahnya.
Dan di hari terakhir, Adolf mengatakan terdapat acara penampilan seni dan kreativitas siswa, seperti paduan suara dan grup musik tingkat SMA/SMK se-Provinsi Riau, menjadikan kegiatan ini bukan hanya forum edukasi, tetapi juga ruang ekspresi generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Ini adalah bukti bahwa peningkatan kualitas pendidikan hanya bisa dicapai melalui kerja bersama,” tutup Adolf Bastian. (Mirza)










