Pekanbaru, PilarbangsaNews
Pemerintah Kota Pekanbaru mengapresiasi pelaksanaan Pekan Rasa Asia dan Nusantara yang dinilai mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di momentum libur sekolah yang mendorong peningkatan kunjungan masyarakat ke ibu kota Provinsi Riau, khususnya di kota Pekanbaru.
Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch, menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD SPSI) Provinsi Riau atas inisiatif menyelenggarakan festival kuliner yang melibatkan pelaku usaha lokal.
“Ini adalah salah satu kegiatan strategis yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi bertepatan dengan masa libur sekolah, di mana Pekanbaru menjadi salah satu tujuan liburan utama, terutama di tengah kondisi bencana hidrometeorologi yang membatasi kunjungan ke daerah lain,” ujar Wawako Pekanbaru.
Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan dan wisata kuliner, tetapi juga alternatif destinasi bagi masyarakat untuk menikmati sajian makanan khas Asia dan Nusantara sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.
“Harapannya, kegiatan ini menjadi magnet bagi masyarakat untuk datang ke Pekanbaru, menikmati festival, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan pelaku usaha,” ucapnya.
Lebih jauh, Markarius menegaskan bahwa kegiatan semacam ini juga mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan di tengah masyarakat. Ia menilai, selain bekerja sebagai buruh atau karyawan, masyarakat perlu didorong memiliki usaha tambahan yang dapat dikelola oleh keluarga agar ekonomi rumah tangga semakin mandiri dan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, berkomitmen penuh mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Setiap tahun, Pemko Pekanbaru bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk perbankan BUMN, untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan sertifikasi halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta kemudahan perizinan lainnya.
“UMKM terbukti menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi, terutama dalam kondisi sulit. UMKM mampu bertahan dan memperkuat ekonomi keluarga. Karena itu, kami berupaya terus mendampingi dan mengembangkannya,” jelas Markarius.
Selain kemudahan regulasi, Pemko Pekanbaru juga tengah membangun ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif secara menyeluruh. Dukungan tersebut mencakup edukasi dan pelatihan, fasilitasi rumah desain dan kemasan produk, hingga akses permodalan.
Wawako Pekanbaru menambahkan, sektor industri kreatif yang terus berkembang juga menjadi bagian penting dari UMKM yang diproyeksikan akan semakin diminati dan memiliki daya saing tinggi ke depan.
“Sebagai contoh konkret, pada peringatan Hari Ibu lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan bantuan berupa gerobak usaha dan peralatan berdagang kepada pelaku UMKM perempuan, khususnya ibu tunggal, sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Kami ingin memastikan bahwa UMKM benar-benar tumbuh, berdaya, dan menjadi fondasi ekonomi masyarakat Pekanbaru,” tutup Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. (Mirza)










