Web Hosting
Web Hosting

Artikel

Kisah Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS., Putera Nagari Silantai dari ISI Padang Panjang ke Universitas Dharma Andalas

26
×

Kisah Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS., Putera Nagari Silantai dari ISI Padang Panjang ke Universitas Dharma Andalas

Sebarkan artikel ini

Sosok Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, M.S. merupakan salah satu akademisi terkemuka Indonesia dikenal atas dedikasinya dalam pengembangan ilmu kimia material, penelitian berbasis sumber daya alam, serta kepemimpinan di perguruan tinggi.

 

 

Perjalanan hidupnya mencerminkan perpaduan antara ketekunan menuntut ilmu, produktivitas dalam penelitian, dan komitmen untuk memajukan pendidikan tinggi di Indonesia.

 

Beliau lahir di Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada 6 Mei 1962. Sejak masa kecil, Novesar Jamarun tumbuh dalam lingkungan masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai pendidikan, agama, dan kerja keras. Pendidikan dasar ditempuh di SD Negeri I/38/VIII Sumpur Kudus dan diselesaikan pada tahun 1974.

 

Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri Tanjung Ampalu hingga lulus pada tahun 1977. Semangat belajar yang tinggi membawanya melanjutkan SMA Negeri 1 Sawah Lunto pendidikan menengah atas sebelum diterima sebagai mahasiswa Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas pada tahun 1982.

 

Pada tahun 1987 ia berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di bidang kimia. Keinginannya untuk terus mengembangkan kompetensi akademik mendorongnya melanjutkan studi Magister Sains di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada bidang kimia diselesaikan pada tahun 1989.

 

Setelah memperoleh pengalaman sebagai dosen dan peneliti, ia melanjutkan studi doktoral di Universiti Sains Malaysia dalam bidang Kimia Material. Gelar Doktor diraih pada tahun 2001, kemudian menjadi fondasi kuat bagi pengembangan karier akademik dan penelitian di bidang material anorganik.

 

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen Jurusan Kimia FMIPA Universitas Andalas pada tahun 1988. Dalam perjalanan kariernya, ia dipercaya menduduki berbagai jabatan akademik dan struktural, di antaranya Ketua Jurusan Teknik Lingkungan Akademi Teknik Industri Padang, Sekretaris Jurusan Kimia FMIPA Universitas Andalas, Ketua Jurusan Kimia, Ketua Program Studi Magister dan Doktor Kimia, serta Kepala Laboratorium Jasa Analisis FMIPA Universitas Andalas.

 

Kepemimpinannya yang efektif kemudian mengantarkannya menjadi Pembantu Rektor I Universitas Andalas pada periode 2006–2010 dan Pembantu Rektor III pada periode 2010–2014.

 

Atas prestasi akademiknya, Prof. Novesar Jamarun dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Kimia pada tahun 2004. Bidang kepakarannya meliputi kimia anorganik dan kimia material, terutama pengembangan material berbasis sumber daya alam Indonesia.

 

Penelitiannya berfokus pada sintesis dan karakterisasi hidroksiapatit, precipitated calcium carbonate (PCC), biomaterial, keramik, serta berbagai material fungsional memiliki potensi aplikasi di bidang kesehatan, industri, dan lingkungan.

 

Melalui penelitian tersebut, Novesar Jamarun telah menghasilkan banyak publikasi ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi, serta membimbing puluhan mahasiswa sarjana, magister, dan doktor.

 

Pada tahun 2014, Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS dipercaya memimpin Institut Seni Indonesia Padang Panjang sebagai Rektor.

 

Meskipun berlatar belakang ilmu kimia, kepemimpinannya di perguruan tinggi seni menunjukkan kemampuan manajerial yang adaptif dan visioner. Selama dua periode kepemimpinannya hingga tahun 2022, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan tata kelola institusi, kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama nasional dan internasional.

 

Sejak 13 Maret 2023, Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, M.S. mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Dharma Andalas (Unidha) Padang. Dibawah kepemimpinannya, Unidha terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan budaya riset, pengembangan inovasi, digitalisasi tata kelola, serta perluasan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi Pendidikan di dalam dan luar negeri.

 

Novesar Jamarun meyakini bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, kreatif, dan mampu menjawab tantangan global.

 

Selain dikenal sebagai ilmuwan, Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, MS. juga dikenal sebagai sosok pendidik yang menempatkan integritas, disiplin, dan semangat belajar sepanjang hayat sebagai nilai utama dalam membangun budaya akademik.

 

Berbagai penghargaan yang diterimanya, baik sebagai dosen berprestasi maupun peneliti produktif, menjadi bukti pengakuan atas kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi di Indonesia.

 

Perjalanan hidup Novesar Jamarun menunjukkan bahwa ketekunan, kerja keras, dan komitmen terhadap pendidikan mampu mengantarkan seseorang dari sebuah nagari Silantai Kabupaten Sijunjung, di Sumatera Barat, menjadi ilmuwan terkemuka guru besar, peneliti, dan pemimpin perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

 

Kiprah beliau menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, dan mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan masyarakat Sumatera Barat secara global. (Zul)