Batusangkar, PilarbangsaNews
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Pusat Pengembangan Usaha dan Bisnis (PPUB) Universitas Negeri Padang (UNP) fokus mengoptimalkan potensi wisata Ngalau Pangian di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) lalu.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Hamdi, M.Si., menjelaskan program ini menitikberatkan pada empat langkah strategis untuk pengembangan wisata nagari.
“Program ini berfokus pada optimalisasi potensi wisata unggulan Ngalau Pangian melalui empat langkah strategis: pemetaan lokasi, penyusunan paket wisata, penguatan promosi digital, dan pemanfaatan kearifan lokal nagari,” jelas Dr. Hamdi kepada wartawan, Sabtu (26/9/2026).
Ia mengatakan, kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Wali Nagari Pangian, Hijrah Adi Sukrial. Pada kesempatan itu, Wali Nagari menyampaikan apresiasi atas dukungan sivitas akademika UNP dalam membantu pengembangan pariwisata nagari.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat kami butuhkan agar potensi Ngalau Pangian tidak hanya dikenal, tapi juga dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Hijrah Adi Sukrial.
Dr. Hamdi menegaskan, kehadiran UNP adalah bentuk komitmen perguruan tinggi untuk hadir di tengah masyarakat. Ilmu pengetahuan, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi program pengembangan wisata yang terarah dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari unsur pimpinan nagari. Tampak hadir Ketua BPRN Armai Jefri Dt. Mentari Sampono, Ketua KAN Engku Khatib Mudo, Kepala Jorong Pangian, Sekretaris Nagari, pengurus Pokdarwis, dan perangkat nagari. Keterlibatan lintas unsur tersebut menjadi modal penting agar program dapat berjalan secara bersama dan berkelanjutan.
Pada sesi sosialisasi, Dr. Hamdi memaparkan materi tentang potensi besar Ngalau Pangian, persoalan pariwisata yang dihadapi, serta strategi pengembangannya dengan melibatkan masyarakat.
“Pembahasan diarahkan pada pengelolaan destinasi yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai lokal dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Materi kedua disampaikan Etri Alga Vrimesty, S.Pd., M.Pd., dengan topik “Instagramable Pangian: Strategi Digital untuk Menarik Wisatawan Muda”. Peserta diajak memahami pentingnya daya tarik visual, teknik pengambilan foto dan video yang estetik, serta optimalisasi media sosial Instagram dan TikTok untuk membangun citra Pangian sebagai destinasi kekinian.
Diskusi berlangsung interaktif. Menjawab pertanyaan tokoh masyarakat H. Ongku Dt. Bandaro Putiah terkait keberlanjutan kerja sama, Dr. Hamdi memastikan pendampingan akan terus berlanjut.
“Pendampingan kami lakukan berkelanjutan melalui pelatihan, penerapan langsung hasil pelatihan di lapangan, serta komunikasi intensif melalui grup WhatsApp untuk konsultasi dan monitoring,” jelasnya.
Melalui program P2M PPUB UNP ini, Ngalau Pangian diharapkan mampu naik kelas menjadi destinasi wisata unggulan di Tanah Datar yang dikelola secara profesional. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran nyata perguruan tinggi dalam pembangunan nagari berbasis ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan teknologi. (Gilang)

















