Painan, PilarbangsaNews
Setelah dorongan Musorkablub KONI Pesisir Selatan digulirkan wartawan olahraga yang juga Ketua PJKIP Pessel Mario Rosy di PilarbangsaNews, kini dukungan terhadap perombakan total KONI Pesisir Selatan terus meluas.
Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pesisir Selatan, Desrimaiyanto, juga menilai bahwa KONI Pessel yang saat ini dipimpin Toni Mardianto membutuhkan penyegaran menyeluruh demi kebangkitan olahraga di daerah.
Dalam pernyataan tertulisnya kepada media pada Jumat 18 April 2025, Desrimaiyanto yang akrab disapa Anto dan juga Pemimpin Umum media online Relasipublik.com, menegaskan bahwa Musorkablub bukan sekadar ajang pergantian ketua, melainkan momen penting untuk merumuskan kembali arah dan strategi KONI secara lebih konkret dan progresif.
“KONI adalah jantung pembinaan olahraga di daerah. Kalau jantungnya melemah, maka tubuh atletik daerah juga akan lemah. Musorkablub adalah langkah tepat untuk menghidupkan kembali semangat olahraga di Pessel,” tegas Anto.
Anto menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, geliat olahraga di Pesisir Selatan terlihat menurun. Minimnya event olahraga yang terkoordinasi, lemahnya sinergi antar-cabang olahraga, serta pemanfaatan anggaran yang dinilainya belum maksimal menjadi tanda-tanda bahwa KONI Pessel perlu penataan ulang, baik secara struktural maupun manajerial.
“Olahraga itu bukan cuma urusan medali. Ini soal tata kelola yang baik, pembinaan yang terencana, dan keberanian untuk maju. Pemimpin KONI ke depan tidak bisa hanya mengandalkan kedekatan personal atau politik,” ungkapnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara KONI, cabang olahraga, pemerintah daerah, dan media. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membangun citra olahraga, sekaligus menjadi pengawas dan pengingat agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada kemajuan atlet dan pembinaan sejak usia dini.
“SIWO PWI Pessel siap berdiri di garda terdepan mendukung olahraga. Kami akan terus memberikan kritik yang konstruktif, dan mengawal agar tercipta iklim olahraga yang sehat, kompetitif, dan akuntabel,” ujar Anto.
Ia berharap Musorkablub yang akan digelar nantinya benar-benar menghasilkan pemimpin KONI yang memiliki dedikasi tinggi, kemampuan manajerial yang kuat, serta keberanian untuk membuat terobosan dalam mengembangkan potensi olahraga Pesisir Selatan.
Sebelumnya, seperti dilansir PilarbangsaNews, bahwa demi kebangkitan prestasi dan pembinaan olahraga di Pesisir Selatan, jurnalis peduli olahraga Mario Rosy mengatakan diperlukan Musorkablub KONI. Kondisi kesehatan Ketua Toni Mardianto dinilai mengurangi gerak KONI dalam pembinaan cabang olahraga.
“Demi membangkitkan prestasi olahraga dan mewujudkan program duet kepala daerah Hendrajoni-Risnaldi maka diperlukan perombakan total KONI, salah satu jalannya adalah dengan Musorkablub. Semua ini tergantung kepada Ketua Cabor dan Pengurus KONI Pessel sendiri,” kata Mario Rosy. (Gilang)












