Dharmasraya, PilarbangsaNews
Kegiatan penambangan pasir kerikil batuan (Sirtu) di Sungai Batang Hari, Nagari Sungai Dareh dan Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, yang dilaksanakan oleh CV Kalidareh Batang Hari (KBH) telah berdampak nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Perusahaan CV Kalidareh Batang Hari dibawah pimpinan H. Zulfikar Atut Dt. Pangulu Bosau meski baru memulai aktifitas penambangan telah berbuat untuk masyarakat setempat. Buktinya, jalan dari Simpang Silago, hingga Muaro Mou, telah diperbaiki dengan “street cleaning” memperlebar jalan, hingga penimbunan jalan yang berlobang.
Kepala Jorong Muaro Mou, Dedet Gusmanto, didampingi Ketua Pemuda Jorong Ardison, beserta Ninik Mamak, dan tokoh masyarakat setempat mengatakan, setelah beroperasinya penambangan galian C oleh CV KBH, telah menggerakkan ekonomi warga sekitar.
Menurut Dedet Gusmanto, kehadiran CV KBH membawa berkah bagi pelaku usaha warung minuman, dan pedagang kecil di jorongnya. Sedangkan dilokasi tambang, juga menjadi sumber usaha baru bagi masyarakat.

Perbaikan jalan di Simpang Silago oleh CV Kalidareh Batang Hari
“Berkah dampak ekonomi tidak saja bagi masyarakat Muaro Mou tetapi juga warga Sungai Dareh, Lubuk Bulang, Sungai Kambut, dan nagari sekitarnya, juga menikmati,” kata Dedet Gusmanto, Jum’at (31/5/2025).
Fakta di lapangan, belum sepekan aktivitas CV KBH beroperasi, sudah banyak jalan yang diperbaiki. Bahkan alat berat jenis grader selalu standby dilokasi. “Alat berat yang standby bukan sebatas dipergunakan untuk pemeliharaan jalan yang dilalui kendaraan perusahaan, tetapi juga dipergunakan untuk memperbaiki jalan menuju rumah warga. Terima kasih kepada Uwo Atut,” kata Ardison, Ketua Pemuda Muaro Mou.
Secara terpisah, Pimpinan CV Kalidareh Batang Hari H. Zufikar Atut Dt. Pangulu Bosau, melalui Manager Lapangan Asep didampingi Andre, dan Doni, mengatakan bahwa, CV KBH berkomitmen dan taat terhadap peraturan berlaku.
Adapun dasar melakukan kegiatan penambangan ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat No: :570/227-Periz/DPM&PTSP/XI/2024 Tentang Kelayakan Lingkungan Hidup Rencana Usaha Penambangan Batuan (Kerikil berpasir/Sirtu) di Sungai Batanghari, Nagari Sungai Dareh dan Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya oleh CV Kalidareh Batang Hari seluas 140 hektar.

Proses penimbunan jalan oleh CV Kalidareh Batang Hari
Juga mengacu kepada Surat Penerbitkan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Tahap Operasi Produksi kepada Pelaku Usaha atas nama CV Kalidareh Batang Hari, dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) 25052300391312. Ini diterbitkan oleh DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat tanggal 24 Desember 2024.
Serta dilengkapi Surat Persetujuan Gubernur Sumatera Barat tentang pemberian Izin Usaha Pertambangan pada tahap kegiatan operasional produksi kepada CV Kalidareh Batang Hari di Kabupaten Dharmasraya. Hal ini berdasarkan Surat Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat Nomor : 540/1277/BP/DESDM/2024 tanggal 20 Desember 2024 tentang Kajian Teknis Permohonan Peningkatan ke IUP Operasi Produksi CV. Kalidareh Batang Hari.
Hingga SK Gubernur Sumatera Barat Nomor : 570/227-Periz/DPM&PTSP/XI/2024, tanggal 22 November 2024 tentang Persetujuan Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Rencana Usaha Pertambangan Penggalian Kerikil/Sirtu di Sungai Batang Hari, dengan luas 140 hektar di Nagari Sungai Dareh dan Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya untuk jangka waktu selama 5 (lima) tahun.
Asep juga menjelaskan, sesuai dengan komitmen CV Kalidareh Batang Hari dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, perusahaan ini akan taat atas segala aturan berlaku. Baik dalam menjaga lingkungan, maupun terkait keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat, selama aktivitas galian berlangsung.
“Merujuk kepada intruksi Bupati Dharmasraya yang memerintahkan setiap pengusaha agar memperbaiki jalan dan lingkungan tempat usaha. Maka CV KBH, pada tahap awal telah mulai melakukan perbaikan jalan di sekitar aktifitas penambangan. Kedepannya, juga telah dipersiapkan sebanyak 100 ton aspal yang akan dipergunakan untuk menambal jalan berlobang yang dilalui oleh kendaraan perusahaan,” kata Asep. (gk)













