Web Hosting
Web Hosting
Berita

Peringati Hardiknas 2025, SMA Negeri 8 Pekanbaru Gelar Fashion Show

232
×

Peringati Hardiknas 2025, SMA Negeri 8 Pekanbaru Gelar Fashion Show

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025, SMA Negeri 8 Pekanbaru menampilkan suatu perwujudan Pendidikan Bermutu lewat kreativitas dan inovasi-inovasi.

 

Kegiatan Hardiknas tahun 2025, sebelumnya diawali dengan melaksanakan upacara bendera yang di pimpin oleh Joko Mahendra selaku pembina upacara, dengan peserta yang hadir dari siswa-siswi kelas 10 dan 11, yang bertempat di lapangan SMA Negeri 8 Pekanbaru.

 

Plt. Kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru Sulismayati melalui Wakil Humas Samhati S.Pd mengatakan kepada media online _pilarbangsanews.id_ bahwa kedepan pembelajaran akan menerapkan kurikulum baru yang akan mengusung metode deep learning atau pembelajaran bermakna.

 

Menurut Samhati, metode ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam dan relevan dengan kebutuhan zaman bagi para peserta didik.

 

Dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, tambah Samhati peringatan Hardiknas tahun ini menjadi refleksi sekaligus harapan agar pendidikan di Indonesia terus berkembang, bermakna, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

 

“Kami berharap pendidikan Indonesia semakin maju dan bermakna sesuai perkembangan era saat ini,” ujar Samhati.

 

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diikuti oleh siswa kelas 10 dan 11.

 

Mengusung Kurikulum Merdeka, kegiatan ini menjadi wadah implementasi proyek Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui sebuah fashion show yang terbagi dalam dua tema besar: daur ulang dan batik khas Riau.

 

Sebagai Koordinator kegiatan P5, Putra Andres Pratama acara istimewa ini merupakan upaya yang menggabungkan kreativitas, pelestarian budaya, dan semangat kolaborasi siswa.

 

Adapun tema yang diangkat pada kegiatan P5 tersebut yaitu “Keberagaman Indonesia Melalui Daur Ulang”, di mana tiap kelas merepresentasikan provinsi yang berbeda.

 

“Disini para siswa berinovasi menciptakan busana adat menggunakan bahan-bahan bekas dan sampah yang didaur ulang, mencerminkan keberagaman budaya dan semangat ramah lingkungan,” ujar Putra.

 

Sementara itu, untuk siswa kelas 11 berfokus pada pelestarian kearifan lokal dengan menampilkan karya batik khas Riau. Dalam fashion show tersebut, para siswa memamerkan busana hasil karya sendiri yang menonjolkan motif-motif batik tradisional, sebagai upaya memperkenalkan dan menjaga warisan budaya daerah.

 

“Fashion show ini bukan hanya ajang menampilkan karya, tapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” sebutnya.

 

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan dalam berbagai kategori seperti Kostum Terbaik, Batik Terbaik, Presentasi Terbaik, Model Terbaik, dan Kreativitas Terbaik. Setiap pemenang mendapatkan sertifikat penghargaan dan goodie bag sebagai kenang-kenangan.

 

Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran para tokoh inspiratif dari Riau sebagai dewan juri, di antaranya Duta Batik Riau, Duta Wisata Riau, Bujang Riau, serta Putri Indonesia Riau.

 

Para juri ini memberikan penilaian sekaligus inspirasi langsung kepada para siswa. (Mirza)