Kampar, PilarbangsaNews
Insiden tragis kembali mengguncang masyarakat Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Seorang perempuan warga lanjut usia, Suwarni (71), dilaporkan terpeleset dan terseret arus Sungai Kampar di kawasan Danau Bingkuang, Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, pada Sabtu (26/4/2025) pagi.
Informasi pertama kali diterima oleh petugas BPBD Bangkinang pada pukul 11.40 WIB. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 08.40 WIB di koordinat perkiraan 0°21’22″N 101°14’11″E.
Korban atas nama Suwarni tersebut yang berdomisili di Palung Raya, Kelurahan Tambang, diduga terpeleset di tepian sungai dan langsung terbawa derasnya arus.
Menanggapi laporan tersebut, tim rescue dari Kantor SAR Pekanbaru yang berjumlah 6 (enam) personel segera diberangkatkan ke lokasi kejadian.
Dengan jarak tempuh sekitar 34 kilometer dan heading 241 derajat, tim berangkat dalam kondisi cuaca hujan ringan, dan tiba di lokasi pada pukul 13.30 WIB.
Kepala Kantor Pencairan dan Pertolongan (SAR) Pekanbaru Budi Cahyadi S.Sos., M.M., mengatakan personel tim rescue dibekali Alut dengan menggunakan alat deteksi bawah air, Aqua Eye.
Tim rescue SAR tersebut langsung melakukan penyisiran di sekitar Lokasi Kejadian Perkara (LKP) hingga dua kilometer ke arah hilir. Namun, pencarian hari pertama belum membuahkan hasil.
Keesokan harinya, Minggu (27/4), pukul 07.00 WIB, Kakan SAR Pekanbaru Budi Cahyadi menyebutkan operasi pencarian kembali dilanjutkan.
“Sebelum menjalankan tugas, tim SAR gabungan melakukan briefing singkat kemudian baru memulai penyisiran sejauh empat kilometer dari LKP ke arah hilir sungai,” sebut Budi Cahyadi.
Akhirnya, pada pukul 07.30 WIB, korban Suwarni ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di titik koordinat 0°21’1″N 101°16’45″E, sekitar enam kilometer dari lokasi awal kejadian.
Dan Jenazah korban segera dievakuasi serta dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga yang bersangkutan.
“Maka dengan ditemukannya korban, operasi SAR kita usulkan berakhir dan resmi ditutup tepat pada pukul 08.30 WIB. Dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dapat kembali ke instansi masing-masing. Terima kasih atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini,” jelas Kakan SAR Pekanbaru.
“Sekaligus kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati di sekitar perairan, terutama saat musim hujan ketika arus sungai menjadi lebih deras dan berbahaya,” pesannya singkat. (Mirza)













