Web Hosting
Web Hosting
Berita

SDN 29 Siguntur Muda Lestarikan Budaya Minangkabau Lewat Latihan Randai

255
×

SDN 29 Siguntur Muda Lestarikan Budaya Minangkabau Lewat Latihan Randai

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Sebanyak 35 siswa SDN 29 Siguntur Muda, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, mengikuti kegiatan latihan randai di lingkungan sekolah, Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman nilai budaya Minangkabau kepada peserta didik.

 

 

Kepala SDN 29 Siguntur Muda, Adpelita, mengatakan bahwa program ini bertujuan menghidupkan kembali budaya Minang di kalangan anak-anak dan remaja.

 

“Kami ingin siswa lebih mengenal serta mencintai budaya daerahnya sendiri. Melalui latihan randai, anak-anak juga dilatih berinovasi dan berkreasi mengangkat cerita rakyat Minangkabau,” ujar Adpelita.

 

Menurut dia, para peserta dibagi dalam tiga kelompok agar proses latihan lebih efektif dan terarah. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada randai, tetapi juga mencakup berbagai unsur kebudayaan Minang lainnya.

 

Adpelita menjelaskan, ada empat nilai budaya utama yang ditekankan dalam program ini. Pertama, silat sebagai ciri khas masyarakat Minangkabau. Kedua, randai sebagai media penceritaan kisah rakyat Minang. Ketiga, tari tradisional Minang. Keempat, nyanyian atau lagu daerah Minangkabau.

 

“Keempat unsur itu diperkenalkan agar siswa memahami budaya Minang secara utuh, bukan hanya sebatas teori, tetapi juga praktik langsung,” katanya.

 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa. Melalui program ini, peserta didik diharapkan mampu mencontoh, meniru, serta menerapkan nilai-nilai budaya Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari.

 

Program penguatan budaya lokal ini, lanjut Adpelita, juga sejalan dengan anjuran dan instruksi Gubernur Sumatera Barat agar sekolah-sekolah aktif melestarikan budaya daerah.

 

Kedepan, pihak sekolah berkomitmen menjadikan pengembangan budaya Minangkabau sebagai salah satu program unggulan di SDN 29 Siguntur Muda.

 

“Harapan kami, budaya Minang benar-benar hidup kembali di lingkungan sekolah dan melekat dalam diri setiap siswa,” tutupnya. (Arul)