Padang, PilarbangsaNews
Sarul Absar, siswa kelas XI FS 3 MAN 2 Padang, bersama tim Riseva Sawahlunto, berhasil menjuarai Liga Nusantara Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Lapangan Rafhely Bypass, Padang, 3-9 Agustus 2026.
Prestasi tersebut mengantarkan Sarul dan timnya melaju ke Liga Nusantara tingkat nasional yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Oktober 2026.
Pembina futsal MAN 2 Padang, Dwi Hariyandi, mengatakan persiapan menghadapi babak nasional telah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Persiapan meliputi peningkatan fisik, teknik dan taktik, serta mental pemain.
“Latihan fisik ditingkatkan, terutama strength, daya tahan, dan speed. Untuk teknik dan taktik, kami fokus pada finishing, transisi, dan set-piece. Mental juga dilatih agar pemain disiplin, fokus, dan mampu menghadapi tekanan,” kata Dwi, Minggu (9/8/2026).
Menjelang keberangkatan, latihan Sarul dan tim akan diarahkan pada teknik ringan, finishing, serta analisis video terhadap calon lawan. Menurut Dwi, tempo permainan di tingkat nasional akan jauh lebih cepat sehingga kesiapan fisik dan mental menjadi penting.
Dwi menilai Sarul memiliki tiga keunggulan, yakni fighting spirit, disiplin, dan kemampuan bermain untuk tim. “Dia tidak kenal menyerah. Latihan paling awal datang, paling akhir pulang. Ia bukan pemain egois dan bisa bermain untuk tim,” ujarnya.
Di tingkat nasional, kata Dwi, Sarul bersama timnya menargetkan lolos dari fase grup dan menembus 16 besar. Selain hasil, tim juga ingin mempertahankan karakter permainan yang ngotot, disiplin, dan menjunjung sportivitas.
Menurut dia, keikutsertaan Sarul di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan membuka peluang dilirik klub futsal profesional.
Dwi berpesan agar Sarul tidak hanya membawa nama klub, tetapi juga nama Sumatera Barat, orang tua, dan madrasah. “Mainlah dengan tiga hal: kerja keras, jaga sikap, dan nikmati prosesnya,” katanya.
Ia berharap ajang nasional menjadi batu loncatan bagi Sarul untuk berkembang sebagai atlet. “Pulang dengan kepala tegak, jaga nama baik daerah, dan buktikan anak MAN 2 mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Dwi. (Arul)
















