Web Hosting
Web Hosting
Berita

Presiden OSIM MAN 2 Padang Lolos ISLT 2026, Masuk 100 Pemimpin Pelajar Nasional

9
×

Presiden OSIM MAN 2 Padang Lolos ISLT 2026, Masuk 100 Pemimpin Pelajar Nasional

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews

Hafiz Khairul Amri, Presiden OSIM MAN 2 Padang, terpilih sebagai salah satu dari 100 ketua OSIM/OSIS se-Indonesia yang lolos seleksi Indonesian Student Leadership Training (ISLT) 2026 yang diselenggarakan Hatta Aksara Project.

 

 

Siswa kelahiran Padang, 15 September 2009 itu berhasil melewati proses seleksi nasional yang diikuti ketua OSIM/OSIS dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Hafiz mengatakan, keikutsertaannya dalam seleksi didukung pengalaman berorganisasi dan kepemimpinan yang selama ini dijalankannya sebagai Presiden OSIM MAN 2 Kota Padang.

 

“Saya mengikuti proses seleksi dengan membawa pengalaman dalam organisasi, kepemimpinan, serta berbagai kegiatan yang saya jalankan di madrasah,” kata Hafiz saat diwawancarai MandupaNews, Senin (11/8/2026).

 

Ia menjelaskan, tahapan seleksi meliputi pengumpulan esai dan video inspiratif bertema Menjadi Pemimpin yang Berempati. Seluruh peserta kemudian mengikuti proses penilaian hingga diumumkan 100 peserta terpilih dari seluruh Indonesia.

 

Menurut Hafiz, keberhasilannya lolos ISLT 2026 merupakan kehormatan sekaligus amanah untuk mewakili MAN 2 Padang di tingkat nasional.

 

“Saya merasa sangat bersyukur, bahagia, dan bangga. Ada rasa tidak menyangka ketika mengetahui bahwa saya terpilih menjadi salah satu dari 100 Ketua OSIM dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

 

Meski demikian, ia menilai pencapaian tersebut bukan sekadar kebanggaan pribadi. Menurut dia, kesempatan itu juga membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik madrasah dan memanfaatkan program tersebut sebagai sarana belajar.

 

Kegiatan ISLT dan Media Edukasi 2026 berlangsung pada 11–18 Agustus 2026 di sejumlah daerah di Sumatera Barat, yakni Padang, Agam, dan Bukittinggi. Hafiz akan mengikuti kegiatan tersebut bersama ketua OSIM/OSIS terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Selama mengikuti pelatihan, Hafiz berharap dapat memperkuat kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta bertukar pengalaman dengan pemimpin pelajar dari berbagai daerah.

 

Sepulang dari kegiatan tersebut, Hafiz berencana menerapkan pengalaman yang diperolehnya untuk memperkuat program kerja OSIM agar lebih aktif, inovatif, dan berdampak bagi madrasah.

 

“Saya juga ingin membagikan pengalaman tersebut kepada seluruh pengurus OSIM. Bagi saya, ISLT bukan hanya tentang pergi untuk belajar, tetapi pulang membawa perubahan,” tuturnya. (Arul)