Web Hosting
Web Hosting
Berita

Pasaman Barat Sukses Gelar Festival Budaya dan Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif 2026

29
×

Pasaman Barat Sukses Gelar Festival Budaya dan Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif 2026

Sebarkan artikel ini

Simpang Empat, PilarbangsaNews

Pelaku ekonomi kreatif, komunitas, hingga generasi muda tumpah ruah memadati halaman Kantor Bupati Pasaman Barat di Simpang Empat, pada Festival Budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif (Ekraf) Pasaman Barat 2026, yang berlangsung Jum’at hingga Minggu (5-7/6).

 

 

Dalam pembukaan festival itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang mewakili Gubernur Sumbar mengatakan Sumarak Pasa Ekraf bukan sekadar ajang pameran, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian daerah.

 

Menurutnya, Pasaman Barat memiliki potensi besar di sektor ekonomi, pariwisata, dan kelautan yang dapat dikembangkan melalui penguatan ekonomi kreatif. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha lokal sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

 

“Festival budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif (Ekraf) Pasaman Barat 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, UMKM, sekaligus memperluas promosi produk unggulan daerah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Zulkenedi Said menyampaikan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dengan dukungan berbagai pihak telah membuktiikan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi.

 

“Melalui festival ini, produk-produk lokal diharapkan semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar yang lebih besar,” ujar Zulkenedi Said, anggota Fraksi Golkar DPRD Sumbar yang menginisiasi kegiatan ini.

 

Selain menjadi sarana promosi dan transaksi, Sumarak Pasa Ekraf 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti talkshow, business matching, pertunjukan seni budaya, lomba memasak ikan salai, senam massal, hingga beragam aktivitas kreatif lainnya yang melibatkan masyarakat secara langsung.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar, menyebut kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemasaran produk ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal. Melalui kolaborasi yang terbangun selama festival, pelaku usaha diharapkan semakin inovatif dan memiliki daya saing lebih tinggi.

 

Peserta festival berasal dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, produk unggulan daerah, komunitas kreatif, pelajar, hingga masyarakat umum.

 

“Pelaku ekonomi kreatif terus berkembang dan memiliki peran penting dalam menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat,” pungkasnya. (Gilang)