Web Hosting
Web Hosting
Berita

KONI Payakumbuh Bersama Pemko Serahkan Uang Pembinaan untuk Atlit dan Pelatih Tim PON Beladiri Kudus

354
×

KONI Payakumbuh Bersama Pemko Serahkan Uang Pembinaan untuk Atlit dan Pelatih Tim PON Beladiri Kudus

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, PilarbangsaNews

 

 

Ruangan pertemuan kantor KONI Kota Payakumbuh di kawasan GOR Kubu Gadang pada hari Senin (3/11/2025) terlihat dipenuhi oleh ekspresi wajah-wajah sumbringah dari atlit dan pelatih. Mereka ini adalah atlit Payakumbuh yang tergabung dalam Kontingen Sumbar ke iven nasional PON Beladiri Kudus yang dihelat pada 11-26 Oktober 2025 lalu.

 

Pada hari Senin itu, KONI Payakumbuh bersama Disparpora yang mewakili Pemko mengundang atlit-atlit asal Kota Payakumbuh yang tergabung dalam kontingen Tuah Sakato, mereka berjumlah 10 atlit dan satu pelatih.

 

KONI bersama Pemko Payakumbuh mewujudkan ikhtiarnya menyerahkan uang pembinaan sebagai bentuk terima kasih kepada duta olah raga asal Kota Payakumbuh ini yang telah berjuang di PON Beladiri 2025 Kudus.

 

Kontingem Sumbar berada diperingkat delapan dengan raihan 7 medali emas, 9 perak dan 9 perunggu. “Kita di Sumatera nomor dua, setelah Sumut. Dari tujuh medali emas yang diperoleh kontingen Sumbar, satu keping emas diantaranya disumbangkan oleh atlit kempo asal Payakumbuh yakni Suci Kurnia Dewi,” jelas Ketua KONI Payakumbuh, Yengki Otrio.

 

Atlit wushu Haziatul Hanifah menerima uang pembinaan dari KONI dan Pemko Payakumbuh

 

Dilanjutkan Yengki, kepada atlit yang belum berhasil jangan patah semangat, berlatihlah terus. Cabang olahraga bela diri mempunyai prospek. “KONI berkomitmem membantu dan membina cabor dan insan-insan olahraga di Kota Payakumbuh ini,” sebutnya.

 

Terakhir Yengki juga menginformasikan bahwa PON XXII yang akan berlangsung di Provinsi NTB dan NTT tahun 2028 mendatang. Kemudian Porprov Sumbar akan digelar tahun 2026 setelah vakum semenjak tahun 2018 silam.

 

Sementara itu Kadis Parpora Yunida Fatwa pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada atlit dan pelatih Payakumbuh yang tergabung.dalam kontingen Sumbar ke PON Beladiri Kudus.

 

“Atas nama Pemko dan masyarakat Kota Payakumbuh kami memberikan apresiasi dan penghargaan setingginya kepada atlit dan pelatih yang telah berjuang di PON Beladiri Kudus,” ucapnya.

 

Bagi atlit yang belum berhasil, lanjut Yunida Fatwa jangan patah semangat, iven-iven lain masih ada untuk diikuti. Pemko akan selalu memperhatikan kegiatan olahraga di daerah ini bersama insan-insannya. “Kita bangga dengan raihan medali emas yang diukir atlit kempo Payakumbuh di PON Beladiri Kudus,” pungkasnya.

 

Uang pembinaan dan tanda penghargaan dari Pemko dan KONI diserahkan Kadispora mewakili Wali Kota yang diterima oleh atlit putri wushu Haziatul Hanifah mewakili atlit, dan untuk pelatih diterima oleh pelatih kempo Saidina Irawan. Total uang pembinan ini Rp20 juta.

 

Para atlit sangat senang dan terharu apa yang telah dilakukan KONI dan Pemko Payakumbuh. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Payakumbuh dan pemerintah daerah melalui Disparpora yang telah memberikan bantuan dana pembinaan kepada kami,” kata Haziatul mewakili rekan-rekannya saat ditanya PilarbangsaNews. (wba)