Web Hosting
Web Hosting
Berita

Tragedi di Sungai Kampar, Seorang Pemuda Hanyut Saat Mencari Ikan

393
×

Tragedi di Sungai Kampar, Seorang Pemuda Hanyut Saat Mencari Ikan

Sebarkan artikel ini

Kampar, PilarbangsaNews 

 

 

Suasana tenang di Desa Bandar Picak, Kabupaten Kampar mendadak berubah menjadi duka ketika seorang pemuda bernama Reno (27), warga Bengkalis, dilaporkan hanyut di Sungai Kampar pada Kamis, 29 Mei 2025.

 

Insiden memilukan ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat Reno bersama empat rekannya sedang mencari ikan di sepanjang aliran Sungai Kampar.

 

Dalam upaya menyeberangi sungai tersebut, Reno diduga terpeleset dan langsung terbawa derasnya arus sungai yang saat itu cukup tinggi.

 

Untuk titik terakhir yang diketahui berada di koordinat 0°23’30″N, 100°30’58″E, yang kini menjadi pusat operasi pencarian.

 

Kabar mengenai musibah ini diterima oleh Tim SAR pada Jumat pagi, 30 Mei 2025 pukul 06.00 WIB, melalui laporan langsung dari Kepala Desa Bandar Picak, Rais.

 

Respons cepat segera dilakukan, tepat pukul 06.20 WIB, enam personel dari Kantor SAR Pekanbaru diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

 

Dengan menggunakan arah heading 265 derajat dan menempuh jarak sekitar 103 kilometer, tim diperkirakan tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB.

 

Rencana aksi penyelamatan telah disusun dengan cermat. Tim SAR akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk melaksanakan operasi pencarian secara menyeluruh, dimulai dari titik hilangnya korban dan menyusuri aliran sungai dari hilir ke hulu.

 

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang turut membantu proses pencarian agar mengutamakan keselamatan dan selalu menggunakan alat pelindung diri,” ujar salah satu anggota tim SAR sebelum keberangkatan.

 

Sampai saat ini, pencarian masih berlangsung. Apabila korban berhasil ditemukan, akan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni Puskesmas di wilayah tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Diketahui, Reno dikenal sebagai sosok pekerja keras dan ramah di lingkungan tempat tinggalnya di Bengkalis.

 

Kehilangannya menjadi pukulan berat bagi keluarga dan kerabat yang hingga kini masih berharap akan keajaiban.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu berhati-hati, terutama saat kondisi arus deras dan licin.

 

Tim SAR dan warga setempat hingga kini masih bahu-membahu dalam upaya pencarian, berpacu dengan waktu dan alam demi menemukan Reno. (Mirza)