Pekanbaru, PilarbangsaNews
Upaya memperluas peran masjid sebagai pusat pendidikan Islam, Pengurus Masjid Paripurna Khairul Anam di Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani kota Pekanbaru akan membangun Gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).
Pembangunan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan agama Islam yang berkualitas kepada anak-anak dan masyarakat sekitar serta membantu membentuk generasi penerus yang memiliki pemahaman agama yang kuat dan berakhlak mulia.
Ketua Masjid Khairul Anam yang merupakan Masjid Paripurna Kelurahan Tuah Madani, Dr.H.Suhayib MA, M.Ag mengatakan Pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan ikhtiar bersama untuk memastikan anak-anak mendapat ruang yang layak dan nyaman untuk belajar Al-Qur’an, terutama pada waktu malam hari setelah salat Magrib.
Menurutnya, untuk saat ini jumlah santri yang mengikuti pendidikan Al-Qur’an sudah mendekati sekitar lebih kurang 200 orang anak. Geliat ini mendorong masyarakat untuk menyediakan fasilitas khusus demi menjaga kenyamanan ibadah dan kebersihan masjid utama.
“Alhamdulillah, ini adalah sarana pendidikan pertama kita. Tujuannya agar anak-anak yang belajar Al-Qur’an memiliki tempat tersendiri, sehingga masjid tetap bersih dan nyaman untuk ibadah,” ujar Suhayib.
Namun visi mereka tak berhenti di situ, menurut rencana fasilitas ini juga dirancang multifungsi. Pada siang hari, ruang-ruang ini akan difungsikan sebagai lembaga pendidikan formal seperti Taman Kanak-Kanak Islam, Sekolah Dasar Islam Terpadu, bahkan Sekolah Menengah Pertama.
Konsepnya jelas bukan sekadar pelengkap pendidikan, tetapi sebagai lembaga utama yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Yang luar biasa, seluruh pembangunan ini dilakukan secara swadaya berjamaah.
“Tidak ada bantuan dari lembaga atau institusi besar. Semua berawal dari niat tulus dan urunan warga, membuktikan bahwa semangat gotong royong masih menjadi napas utama masyarakat Indonesia khususnya jama’ah dan warga dilingkungan masjid ini,” jelas Suhayib.
“Pembangunan ini murni dari jamaah. Belum ada bantuan dari lembaga mana pun. Tapi kami yakin, janji-janji bantuan yang datang akan membantu percepatan pembangunan ini,” lanjutnya didampingi oleh Sekretaris Masjid, Uddin Supriyono dan Ketua seksi pembangunan Masjid, Lukis Tria.
Menurutnya, pembangunan berlanjut ke lantai dua. Rencana ke depan cukup matang, akan ada empat ruang belajar, fasilitas MCK, ruang kantor di lantai atas, serta aula multifungsi yang sekatnya dapat dibongkar-pasang.
“Kami ingin masjid ini punya fungsi maksimal, tidak hanya untuk ibadah, tapi juga pusat pembinaan generasi. Anak-anak inilah yang kelak akan memakmurkan masjid,” ucap Ketua Masjid Paripurna Khairul Anam
“Kami sadar, membangun generasi adalah pekerjaan jangka panjang. Maka pembangunan fisik hanya satu sisi dari cita-cita besar. Di balik dinding yang sedang dibangun ini, ada harapan, semangat, dan cinta yang luar biasa dari masyarakat untuk masa depan anak-anak mereka,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Ketua RT.03 RW.03 Kelurahan Tuah Madani kecamatan Tuah Madani, Nasikhun Amin menyebutkan pembangunan gedung pendidikan Islam di Masjid Paripurna Khairul Anam ini merupakan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, warga di sini sangat kompak. Setiap kegiatan swadaya selalu cepat terwujud, apalagi jika menyangkut pembangunan tempat ibadah,” ujar Ketua RT.03 Nasikhun.
Gedung pendidikan Islam ini bukan sekadar tempat belajar mengaji, namun menurut Nasikhun telah menjadi magnet bagi ratusan anak dari berbagai penjuru, tidak hanya dari lingkungan RT 03, tapi juga dari daerah lainnya, hingga mencapai 200 orang murid.
“Kita kewalahan kalau semua anak itu harus belajar di dalam masjid. Saat salat, jamaah jadi terganggu karena jumlah anak terlalu banyak. Karena itulah, kami himbau pengurus dan jamaah untuk membangun tempat khusus untuk mereka agar kegiatan ibadah dan belajar bisa berjalan berdampingan,” tambahnya.
Pembangunan ini sepenuhnya digerakkan oleh semangat swadaya warga. Namun, warga dan jamaah juga berharap perhatian dari pemerintah dan para dermawan agar proyek ini bisa selesai dalam waktu dekat.
“Semoga dengan adanya pembangunan ini, pemerintah semakin memprioritaskan wilayah kami. Syukur-syukur kalau ada bantuan dana agar pembangunan bisa cepat rampung. Proposal telah diajukan ke berbagai pihak mulai dari pengusaha lokal, anggota dewan, hingga pemerintah kota Pekanbaru,” harap Nasikhun.
Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Ketua RT.03 kepada seluruh warga yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, dan dana dalam proses pembangunan ini.
“Terima kasih kepada seluruh jamaah atas kekompakan dan bantuan swadayanya. Semoga ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dan kita semua semakin semangat dalam beribadah,” tutupnya.
Gedung pendidikan Islam ini bukan sekadar bangunan, ini merupakan simbol harapan, doa, dan semangat kolektif warga untuk masa depan generasi Qurani.
Tampak juga partisipasi Ibu-ibu Majelis Taklim Masjid Paripurna Khairul Anam yang di Ketuai oleh Hj. Siti Dinar S.E. (Mirza)













