Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni adalah momentum untuk mengenang dan menghormati para pahlawan revolusi bangsa.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Doni Putra, S.Kep., Ners mengatakan, peringatan hari lahirnya Pancasila, meneguhkan bahwa Pancasila adalah ideologi negara yang kokoh dan tidak tergantikan, meski pernah menghadapi ancaman besar.
Menurut Dony, Pancasila berhasil mempertahankan posisinya sebagai dasar negara sampai kini. Karena itu hari kelahirannya menjadi sangat bermakna dan momentum penting untuk diperingati.
“Ini menjadi momen penting untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi dan korban lainnya yang gugur demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegas Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Ia mengajak pada generasi muda Kabupaten Pesisir Selatan pada peringatan hari kelahiran Pancasila memperkokoh nasionalisme, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran bagi seluruh masyarakat Indonesia dan terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nilai-nilai Pancasila yang inklusif dan terbuka memungkinkan Indonesia untuk tetap menjaga kebhinekaan dalam kesatuan.
Setiap sila dari Pancasila mengandung makna mendalam yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Misalnya, sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”, menjadi landasan moral bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas religius.
Sila kedua, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, menegaskan bahwa penghormatan terhadap hak asasi manusia dan keadilan sosial harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa.
Ia menuturkan, hari lahirnya Pancasila bukan hanya sekadar peringatan sejarah, tetapi juga simbol ketahanan dan persatuan bangsa Indonesia.
Sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara, Pancasila telah terbukti mampu mengatasi berbagai tantangan dan ancaman. Dengan terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Indonesia akan mampu tetap kokoh menghadapi berbagai dinamika global dan internal di masa depan. “Pancasila adalah pilar utama yang menjamin keberlanjutan bangsa yang besar ini,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyerukan agar generasi muda sebagai penerus tongkat estafet bangsa bisa mengisi dengan hal-hal positif, yang memberikan dampak positif di tengah masyarakat, ketimbang terjeremus dalam hal negatif, seperti narkoba, miras, judi, dan perbuatan lainya dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain. (ori)














