Web Hosting
Web Hosting
Berita

Studi Tiru 18 Wali Nagari di Koto XI Tarusan, Direkomendasi Dinas PMD dan Mendapatkan Izin Wabup

50
×

Studi Tiru 18 Wali Nagari di Koto XI Tarusan, Direkomendasi Dinas PMD dan Mendapatkan Izin Wabup

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

Sempat menjadi pertanyaan publik kegiatan studi tiru yang dilakukan Wali Nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan ke Provinsi Jawa Barat, di tengah efisiensi anggaran, akhirmya mendapat penjelasan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pesisir Selatan.

 

 

Studi tiru yang dilakukan 18 orang Wali Nagari ke Provinsi Jawa Barat telah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan izin dari Wakil Bupati Pesisir Selatan.

 

Berdasarkan surat perintah tugas dengan kop Wakil Bupati Pesisir Selatan nomor : 094/ 160/CMT- TRS/V/2026 disebutkan pertimbangannya Perda Kabupaten Pesisir Selatan nomor 9 tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2026, Peraturan Bupati Pesisir Selatan nomor 51 tahun 2025 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2026 dan APB Nagari tahun anggaran 2026.

 

Surat Perintah Tugas studi banding 18 Wali Nagari di Koto XI Tarusan

 

Dalam surat itu, memerintahkan Nasra Tasar (Wali Nagari Jinang Kampung Pansur Ampang Pulai), Bustamuddin (Wali Nagari Siguntur Tua), Hadis Hermanto (Wali Nagari Taratak Sungai Lundang), Efridinal (Wali Nagari Ampang Pulai), Atrir Jabar (Wali Nagari Carocok Anau), Suhaimi (Wali Nagari Setara Nanggalo), Eridal (Wali Nagari Duku).

 

Syafrijon (Wali Nagari Duku Utara), Darmen Ama (Wali Nagari Sungai Pinang), Zuser Kenedi (Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia), Rino Rahma Putra (Wali Nagari Batu Hampa), Dodi Iskandar (Wali Nagari Barung – Barung Balantai Tengah), Hendra Putra Mardani (Wali Nagari Barung – Barung Belantai Selatan), Joni Arman ( Wali Nagari Barung – Barung Belantai), Edmairizon (Wali Nagari Pulau Karam Ampang Pulai), Zainal (Wali Nagari Barung – Barung Balantai) dan Nazaruddin (Wali Nagari Kampung Baru Karam Nan Ampek).

 

Para Wali Nagari ini diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan studi tiru dalam rangka meningkatkan kapasitas dan efektifitas pengelolaan BUM Desa (BUM Nagari ) yang dilaksanakan pada tanggal 7-10 Mei 2026, pembiayaan kegiatan ini dibebankan pada istansi OPD masing-masing.

 

Surat perintah tugas yang ditandatangani Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pesisir Selatan Mar Alamsyah kepada media Kamis (7/5/2026).

 

“Untuk anggaran studi tiru ini biayanya sudah dianggarkan dari APB Nagari,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pesisir Selatan Mar Alamsyah. (ori)