Pekanbaru, PilarbangsaNews
Pada bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, pengurus Masjid Al Aziz Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Tipe A Pekanbaru menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 24 Maret 2025 berlangsung tepat 10 hari sebelum hari raya Idul Fitri ini merupakan tradisi tahunan yang digelar untuk menyalurkan hak anak-anak yatim di lingkungan sekitar Terminal BRPS Pekanbaru.
Pengawas satuan pelayanan (wasatpel) Terminal BRPS Payung Sekaki Bambang Armanto mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 20 anak yatim menerima santunan dengan total dana terkumpul sebesar Rp20.746.000.
“Kami memberikan santunan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp700.000 per anak dan paket sembako senilai Rp300.000. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka, terutama dalam menyambut Lebaran,” ujar Bambang yang juga Ketua Panitia Ramadhan 1446 Hijriah.
Adapun paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti minyak goreng, sirup, susu, dan bahan makanan lainnya.
Tahun ini, skema bantuan mengalami sedikit perubahan dengan menambahkan paket sembako selain uang tunai.
“Kami melihat sembako ini sangat bermanfaat bagi mereka, sehingga kami berinisiatif untuk mengubah pola santunan agar lebih tepat guna,” tambah Bambang.
Dalam proses penyaluran, panitia melakukan verifikasi ketat untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada yang benar-benar berhak.
“Kami mengutamakan anak yatim dari keluarga pekerja di lingkungan terminal, seperti karyawan, agen, pedagang, sopir Trans Metro, dan keluarga almarhum pekerja terminal. Jika masih ada kelebihan, kami perluas ke wilayah terdekat,” jelasnya.
Santunan ini menjadi bagian dari komitmen Masjid Al Aziz dalam menjalankan amanah sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Sebagai Panitia pelaksana Bambang berharap untuk kedepannya agar lebih banyak donatur dan jamaah yang ikut serta dalam kegiatan berbagi ini di setiap tahun.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim di sekitar terminal BRPS, Kecamatan Payung Sekaki, bisa merasakan kebahagiaan menjelang hari raya. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua,” tutupnya.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Semoga semangat kebaikan ini terus berlanjut, menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial. (Mirza)













