Web Hosting
Web Hosting
Berita

Pemko Pekanbaru Kebut Penanganan Genangan Air di Depan Pasar Cik Puan

271
×

Pemko Pekanbaru Kebut Penanganan Genangan Air di Depan Pasar Cik Puan

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat menangani genangan air yang kerap terjadi di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di depan Pasar Cik Puan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu akses utama keluar-masuk Kota Pekanbaru.

 

 

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan bahwa kelancaran lalu lintas menjadi perhatian serius pemerintah daerah selama periode Nataru. Ia menegaskan seluruh ruas jalan di Pekanbaru harus berada dalam kondisi optimal guna menunjang mobilitas masyarakat.

 

“Jalan Tuanku Tambusai, khususnya di depan Pasar Cik Puan, merupakan salah satu jalur transportasi penting. Karena itu, kita ingin memastikan selama Natal dan Tahun Baru, arus lalu lintas di kota ini bisa berjalan lancar,” ujar Wawako Pekanbaru.

 

Namun, ia mengakui genangan air yang terjadi setiap pagi di kawasan Pasar Cik Puan menjadi kendala utama. Tingginya genangan air, yang dalam beberapa hari terakhir mencapai 20 hingga 30 sentimeter, kerap menyebabkan perlambatan kendaraan dan kemacetan.

 

Tak hanya berdampak pada lalu lintas, genangan air tersebut juga berimbas langsung pada aktivitas perekonomian di pasar tradisional terbesar di Pekanbaru itu. Menurut Markarius, banyak warga enggan berbelanja karena kondisi pasar yang tergenang, sehingga menurunkan jumlah pengunjung.

 

“Akibat air yang tergenang, masyarakat menjadi malas berbelanja. Ini sudah lama dikeluhkan oleh para pedagang maupun pembeli,” kata Markarius.

 

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menurunkan tim teknis untuk melakukan penanganan di lokasi. Pekerjaan difokuskan pada perbaikan sistem drainase agar air tidak lagi menggenang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

 

“Insya Allah tim sudah kita turunkan dan sedang bekerja. Mudah-mudahan dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan, permasalahan ini bisa diselesaikan,” tutup Wawako Markarius.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan pada saluran drainase dari Jalan Tuanku Tambusai depan Pasar Cik Puan hingga Jalan Nenas dengan panjang mencapai sekitar 700 meter.

 

“Ini merupakan salah satu titik dalam rencana aksi gotong royong yang disiapkan Pemko. Di kawasan Pasar Cik Puan akan dilakukan normalisasi parit karena sedimentasinya sudah sangat tinggi,” ujar Edward.

 

Ia menjelaskan, tingginya endapan sedimen menyebabkan fungsi drainase tidak optimal dan berpotensi menimbulkan genangan air. Oleh karena itu, sejumlah jembatan drainase di sepanjang jalur tersebut akan dibongkar untuk mempermudah proses normalisasi.

 

“Beberapa jembatan drainase akan kita bongkar, termasuk yang berada di ujung jalur. Pekerjaan dimulai tanggal 21 dan akan berlanjut sampai seluruh normalisasi selesai,” jelasnya.

 

Edward menambahkan, sebelum pelaksanaan pembongkaran, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pemilik ruko yang terdampak. Sosialisasi dilakukan melalui himbauan yang disampaikan oleh Lurah dan Camat setempat.

 

“Kita sudah berkoordinasi dengan lurah dan camat untuk menyampaikan kepada pemilik ruko, sehingga pelaksanaan di lapangan nanti berjalan lancar,” tutup Edward.

 

Pemko Pekanbaru berharap normalisasi drainase ini dapat meningkatkan kapasitas saluran air, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat. (Mirza)