Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Tangisan tak bisa terbendung keluar dari mata seorang nenek Iyas (70) warga Kampung Padang Keludih, Kenagarian Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan yang terdampak banjir, Sabtu (29/11/2025) pagi.
Selain merendam puluhan rumah di Nagari Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas, banjir besar juga telah memutuskan jembatan gantung Padang Keludih, Kenagarian Taratak Tampatih, Kecamatan Batang Kapas.
Jembatan gantung menjadi akses utama warga, dan kini akses jembatan itu hancur dan tidak bisa dipergunakan lagi oleh warga. Kondisi inilah yang ditangisi Nenek Iyas.
“Tarimo kasi Pak Bupati, Buk Bupati lah tibo dikampung, caliak rumah wak pak, buk. Iko kondisi jembatan wak pak.. bantu kami pak, lah abih kami sadonyo,” ungkap nenek Iyas dengan meneteskan air mata.
Rumah yang ditinggalinya bersama cucunya hanyut terbawah banjir, tidak ada tersisa apapun miliknya. Karena itu Iyas sangat berharap uluran tangan pemerintah daerah.
Menindaklanjuti kondisi jembatan di Kampung Padang Keludih, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang didampingi Lisda Hendrajoni anggota DPR RI akan melaporkan kepada pemerintah pusat agar segera menjadi prioritas untuk dibangun kembali.
Selain itu, pemerintah daerah bersama Tim Terpadu Penanganan Bencana Banjir akan bersama-sama melakukan penanganan secara persuasif, untuk menyalurkan bantuan logistik.
Kepada Camat Batang Kapas dan Wali Nagari agar melaporkan warganya yang terdampak banjir dan longsor ke BPBD Kabupaten Pessel, agar nantinya bantuan yang disalurkan tepat sasaran.
Sementara itu, Angota DPR RI Lisda Hendrajoni akan membawa proposal kebencanaan di wilayahya ke pusat dan disampaikan ke BNPB serta Kemensos.
Dalam kunjungan Sabtu ini, Bupati Hendrajoni bersama anggota DPR RI Lisda Hendrajoni, bersama Tim Terpadu Penanganan Bencana Banjir Pessel dan OPD menyalurkan bantuan Sembako. (ori)













