Web Hosting
Web Hosting
Berita

Upaya Pemko Pekanbaru Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Pasca Bencana di Sumatera

251
×

Upaya Pemko Pekanbaru Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Pasca Bencana di Sumatera

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews

Ketidakstabilan harga bahan kebutuhan pokok mulai terasa di Kota Pekanbaru. Kondisi ini dipicu oleh terganggunya pasokan dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara, dua daerah sentra produksi komoditas penting seperti cabai, tomat, bawang, serta berbagai jenis sayur-mayur. Bencana alam yang melanda wilayah tersebut kini memberi imbas langsung pada rantai distribusi pangan di Riau.

 

 

Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Drs. Ingot Ahmad Hutasuhut, mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah inflasi semakin melebar.

 

“Inflasi di Kota Pekanbaru mulai bergerak tidak stabil dikarenakan adanya dampak bencana yang melanda Sumatera Barat dan Sumatera Utara, yang merupakan daerah penghasil bahan kebutuhan pokok,” ujar Ingot usai menghadiri kegiatan event berkuda di Masjid Al-Husna pada Sabtu (29/11/25).

 

Ia menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan berbagai pihak telah dilakukan, terutama dengan daerah pemasok yang selama ini menjadi penopang kebutuhan pangan Pekanbaru.

 

“Kita terus lihat perkembangannya dan kami pun sudah berkomunikasi dengan daerah penghasil, khususnya yang terdekat yaitu Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Tadi malam, Bapak Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho juga berkoordinasi dengan Kepala Kanwil BPS Provinsi dan BPS Kota Pekanbaru. Salah satu fokus pembahasan adalah mitigasi terhadap potensi inflasi, khususnya komoditas pangan yang sumbernya dari daerah terdampak bencana,” jelas Ingot.

 

Menurutnya, meski situasi belum menunjukkan lonjakan signifikan, potensi kenaikan harga tetap ada. Karena itu, langkah alternatif disiapkan untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

 

“Sejauh ini memang belum terjadi gejolak yang besar, tapi peluangnya ada. Kita sudah membuka komunikasi dengan daerah penghasil lainnya di Pulau Jawa. Kondisi di sana relatif stabil dan tidak banyak terdampak gangguan alam. Jika koordinasi berjalan baik, suplai bisa kita tarik dari sana untuk mendukung kebutuhan Pekanbaru,” tutup Plh. Sekda Kota Pekanbaru.

 

Pemerintah kota Pekanbaru memastikan bahwa pengawasan harga dan distribusi akan terus diperketat. Selain itu, kerja sama antar daerah akan diperluas untuk memastikan Pekanbaru tidak kekurangan suplai di tengah situasi yang tidak menentu ini dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. (Mirza)