Web Hosting
Web Hosting
Berita

MTQ Tingkat Kecamatan Rumbai Timur Dibuka Wali Kota Pekanbaru

272
×

MTQ Tingkat Kecamatan Rumbai Timur Dibuka Wali Kota Pekanbaru

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Kecamatan Rumbai Timur pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5. Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam ini diikuti antusias oleh warga, khususnya para peserta muda yang siap menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.

 

Camat Rumbai Timur, Syamsuddin S.Sos., M.M, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terselenggaranya MTQ tahun ini. Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah pembinaan generasi Qurani di Rumbai Timur.

 

Camat Syamsuddin berharap, melalui kegiatan ini anak-anak semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, bukan hanya sekadar membacanya tetapi juga mendalami isi dan kandungan di dalamnya.

 

“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi anak-anak yang tamat SD di Rumbai Timur tanpa bisa membaca Al-Qur’an. MTQ ini menjadi langkah nyata membangun fondasi generasi Qurani di lingkungan kita,” jelas Camat Rumbai Timur pada Sabtu (04/10/25).

 

Adapun pelaksanaan MTQ Rumbai Timur tahun ini diikuti 49 peserta yang terbagi dalam empat cabang utama, yakni tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, dan tahfidz satu juz (kategori anak-anak).

 

“Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan peserta khusus tahfidz yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghafal ayat-ayat suci. Kompetisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan juga membangun semangat sehat antar-kelurahan,” ujar Camat Syamsuddin.

 

“Tahun lalu juara umum diraih Kelurahan Tebing Tinggi Okura. Kita berharap tahun ini ada pergantian, agar persaingan tetap sehat dan positif. Yang terpenting, semua terus bersemangat membaca Al-Qur’an,” tutupnya.

 

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., MM, menegaskan bahwa kegiatan MTQ ini sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota, yakni “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an”.

 

Program tersebut telah dicanangkan sejak awal kepemimpinan Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Tujuannya jelas: menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami isi kitab suci di kalangan generasi muda.

 

“Dari data yang kita miliki, sekitar 50 persen anak-anak di Pekanbaru masih belum bisa membaca Al-Qur’an. Karena itu, kami hadir dengan program ini untuk mendorong perubahan,” ujar Wali Kota Agung.

 

Konsep program Pekanbaru Cinta Al-Qur’an menurut Wali Kota, dirancang sederhana namun konsisten. Para siswa, baik di tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama, diarahkan untuk membaca Al-Qur’an selama 15 menit setiap pagi, tiga kali dalam sepekan.

 

“Dengan pola ini, pemerintah berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” sebut Wali Kota Pekanbaru.

 

“Melalui MTQ ini, kami berharap anak-anak kita tidak hanya pandai membaca, tetapi juga benar-benar memahami dan mengamalkan Al-Qur’an. Sehingga kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, beriman, dan berakhlak mulia,” tutupnya. (Mirza)