Pekanbaru, PilarbangsaNews
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Ny. Henny Sasmita Wahid, M.Si, mengapresiasi penuh langkah Pemerintah Provinsi Riau bersama dengan PT. Riau Pangan Bertuah kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai.
Program ini, menurut Henny Wahid, menjadi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pasaran.
“Kalau ada gerakan pangan murah seperti ini, ibu-ibu pasti senang karena bisa berbelanja barang kebutuhan pokok dengan harga murah namun tetap berkualitas. Apalagi lokasinya dekat dengan permukiman warga, jadi lebih mudah dijangkau,” ujar Henny didampingi Plt. Kadis PTPH Provinsi Riau, Wiwik Suryani, S.STP., M.Si,.
Ia menilai, kehadiran Gerakan Pangan Murah tidak hanya membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Seluruh komoditas yang dijual, jelasnya, didistribusikan oleh BUMD Pangan Riau dengan harga di bawah pasaran.
“Ini langkah nyata pemerintah provinsi. Kami dari TP PKK tentu mengapresiasi. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan, karena manfaatnya langsung dirasakan warga, terutama ibu-ibu,” tegas Henny.
“Intinya, warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah, murah, dan berkualitas. Saya rasa inilah bentuk pelayanan yang sangat ditunggu masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Riau. Program tersebut telah digelar secara berkesinambungan di 12 kabupaten/kota se-Riau, memastikan distribusi pangan murah bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat.
“Gerakan pangan murah ini kita laksanakan agar komoditas strategis, terutama yang menjadi penyumbang inflasi, dapat hadir di tengah masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ade Putra
“Hingga hari ini, kegiatan tersebut telah terlaksana di 135 titik lokasi, dengan penyelenggaraan terbaru berlangsung di Kota Pekanbaru. Selanjutnya, pada Sabtu mendatang, rombongan akan bergerak ke Kabupaten Rokan Hulu, sesuai instruksi Gubernur agar setiap pekan terdapat minimal satu titik kegiatan di luar Pekanbaru,” imbuhnya.
Komoditas Pangan Strategis, dalam gelaran kali ini menurut Ade Daulay sejumlah bahan pokok yang kerap memicu gejolak harga disediakan dengan harga miring, diantaranya Beras SPHP sesuai arahan Presiden melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional, guna menjaga stabilitas harga beras di masyarakat.
“Ada juga kita sediakan Beras premium seperti Anak Daro, Sokan, Benteng dari Tembilahan, serta Penyalai dari Pelalawan. Minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, hingga cabai merah,” tutupnya. (Gilang)












