Web Hosting
Web Hosting
Berita

Buka Seminar Kebangsaan DPD API Riau, Jenri : Dorong Sinergi dan Jaga Kerukunan Umat

602
×

Buka Seminar Kebangsaan DPD API Riau, Jenri : Dorong Sinergi dan Jaga Kerukunan Umat

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, PilarbangsaNews 

 

 

Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Riau melaksanakan kegiatan seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada Jum’at, 11 Juli 2025, yang sebelumnya diawali dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

 

Kegiatan ini merupakan bentuk penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para pendeta agar semakin mumpuni dalam memberikan pelayanan ibadah kepada jemaatnya, sekaligus meneguhkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bergereja.

 

Bertempat di GPdI Ecclesia komplek CNN Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru, kegiatan dibuka oleh Gubernur Riau Abdul Wahid yang diwakili Kepala Kesbangpol Provinsi Riau, Jenri Salmon Ginting AP., M.Si., dan didampingi juga dari Ketua Umum API Pusat Pdt. Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi M.Th., serta Ketua DPD API Riau Pdt. Anton Situmeang M.Pd., dan dihadiri oleh seluruh DPC dan tamu undangan lainnya.

 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pendeta Indonesia (DPP API), Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi M.Th menegaskan bahwa API bukanlah organisasi yang bergerak di bidang bisnis atau perdagangan, melainkan hadir sebagai wadah pembentukan kepemimpinan rohani yang kuat dan berintegritas untuk umat.

 

“Visi kami adalah membawa suara kenabian kepada para hamba-hamba Tuhan, para penginjil (evangelis), yang bertujuan untuk membentuk kepemimpinan umat, bukan mengejar keuntungan materi,” ujar Harsanto, seraya berkata API dideklarasikan sejak 31 Oktober 2002 di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta.

 

Ia juga mengajak seluruh kepengurusan API di berbagai tingkat untuk terus menjaga semangat persatuan, khususnya antara Umaroh (pemimpin pemerintahan) dan ulama (pemimpin rohani).

 

Harsanto juga menyerukan agar seluruh pengurus dan anggota API di seluruh Indonesia aktif menjalin komunikasi terbuka dengan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah serta organisasi masyarakat baik yang berasal dari kalangan Kristen maupun non-Kristen.

 

Mewakili Gubernur Riau, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau Jenri Salmon Ginting menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (DPD API) Riau yang telah resmi terdaftar dan aktif sejak tahun 2002, yang berperan penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat beragama di Bumi Melayu Lancang Kuning.

 

“DPD API Riau telah terdaftar sejak tahun 2002 dan terus konsisten dalam kiprahnya. Kami mengajak organisasi API untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung program-program strategis Gubernur Riau, Bapak Abdul Wahid, dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat beragama,” ujar Jenri Salmon Ginting.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. Menurutnya, Riau patut berbangga karena berhasil meraih predikat provinsi nomor dua terbaik tingkat nasional dalam hal kerukunan umat beragama pada tahun 2024 lalu.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pondasi utama untuk memperkuat kesatuan bangsa terletak pada pemahaman dan pengamalan terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

 

Ketua DPD API Riau periode 2023-2028, Pdt. Anton Situmeang, M.Pd., menyampaikan bahwa Seminar Kebangsaan ini dihadiri oleh tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari kabupaten/kota se-Riau dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Siak, Rokan Hulu, Bengkalis, Kota Dumai, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi, menjadi simbol kekuatan dan kebersamaan pendeta se-Riau dalam mengemban misi rohani dan sosial.

 

“Kami berharap API Riau bisa dilibatkan dalam program-program keorganisasian di tingkat provinsi agar harmoni dan toleransi antar umat beragama terus terjaga. Kami siap mendukung setiap kebijakan pemerintah, terutama yang menyentuh kemaslahatan umat,” kata Pdt. Anton.

 

Dengan semangat kebersamaan dan toleransi, pemerintah provinsi berharap agar organisasi keagamaan seperti API dapat terus menjadi mitra strategis dalam menjaga kedamaian dan memperkuat harmoni lintas agama di Provinsi Riau. (Mirza)