Padang, PilarbangsaNews
Pemerintah Kota Padang menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Komplek Cendana Blok DD RT 004/RW 002, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa (23/6/2026).
Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, kepada dua pemilik rumah yang terdampak, yakni Syamsuarti (57) yang menerima bantuan sebesar Rp10 juta, dan Nurmi (68) yang menerima sebesar Rp15 juta. Tidak hanya itu, Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan juga turut menyalurkan bantuan paket sembako untuk meringankan beban harian kedua keluarga tersebut.
Turut mendampingi Wawako dalam penyerahan bantuan ini, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budi Payan, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska, serta perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang melanda warganya pada 26 Mei lalu, yang menghanguskan dua unit rumah beserta aset berharga seperti mesin jahit, mesin air (sanyo), sepeda, hingga sepeda motor dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. Cobaan ini merupakan ujian dari Allah SWT, sebagaimana firman-Nya bahwa kematian dan kehidupan diciptakan untuk menguji manusia. Mari kita berserah diri dan ikhlas atas ujian yang diberikan Allah SWT,” ujar Maigus Nasir menguatkan para korban.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran BSTT ini merupakan bentuk komitmen, kehadiran, dan pelayanan cepat Pemerintah Kota Padang di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban para korban sekaligus membantu mereka untuk bisa bangkit dan memulai kembali aktivitas pascakebakaran,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawako juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dinas terkait, pihak kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergerak cepat bahu-membahu dalam memadamkan api saat kejadian.
Menutup penyampaiannya, Maigus Nasir mengimbau seluruh warga Kota Padang agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran yang dipicu oleh korsleting arus pendek listrik.
Sementara itu, salah seorang korban pemilik rumah, Nurmi (68), tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan atas kepedulian yang nyata ini.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat membantu kami dalam memulai aktivitas perekonomian, dan memulai usaha kembali seperti sedia kala,” ungkap Nurmi penuh syukur. (Arman)














