Web Hosting
Web Hosting
Berita

Wabup Pesisir Selatan Optimis Hilirisasi Gambir Perkuat Posisi Daerah Sebagai Sentra Unggulan

279
×

Wabup Pesisir Selatan Optimis Hilirisasi Gambir Perkuat Posisi Daerah Sebagai Sentra Unggulan

Sebarkan artikel ini

Pesisir Selatan, PilarbangsaNews

 

 

Pengembangan hilirisasi gambir diyakini dapat memperkuat posisi Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah unggulan komoditas perkebunan, sekaligus membuka peluang industri baru berbasis produk jadi bernilai tinggi.

 

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada Wirid ASN Kabupaten Pesisir Selatan, Jum’at (19/9/2025) pagi di Masjid Akbar Baiturrahman, Painan.

 

“Dalam rapat terbatas dengan Menteri Pertanian di Padang, kami membahas potensi gambir di Sumbar. Terdapat dua daerah penghasil gambir terbesar yaitu Kabupaten 50 Kota dengan luas sekitar 17.000 hektare dan Pesisir Selatan seluas 10.000 hektare. Jika pengembangan difokuskan dengan strategi hulu hingga hilir yang tepat, potensi nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp5.000 triliun,” ujar Risnaldi.

 

Lebih lanjut, Risnaldi menegaskan, pemanfaatan potensi tersebut harus tetap sejalan dengan upaya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber daya utama. “Jaga hutan kita, karena peluang ekonomi ada di sana,” tambahnya.

 

Menurutnya, hilirisasi gambir membuka peluang besar bagi Pesisir Selatan untuk mendirikan pabrik pengolahan. Dengan demikian, ekspor tidak lagi terbatas pada bahan mentah, melainkan juga produk jadi bernilai lebih tinggi seperti skincare, tinta, maupun bahan makanan.

 

“Dengan adanya hilirisasi, nilai tambah komoditas akan meningkat, kesejahteraan masyarakat naik, dan perekonomian daerah menjadi lebih kuat,” katanya.

 

Saat ini pembangunan pabrik pengolahan gambir telah dimulai di Kabupaten 50 Kota, sementara Pesisir Selatan bersiap menyusul. “Insya Allah, Pesisir Selatan akan menyusul dengan pabrik hilirisasi, sehingga seluruh rantai nilai dari produksi hingga produk jadi dapat diakomodasi di daerah kita,” jelasnya.

 

Hilirisasi gambir juga diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, termasuk riset bersama Universitas Andalas (Unand) untuk menghasilkan produk inovatif bernilai tinggi di pasar domestik maupun internasional.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam kuliah umum di Unand (16/9/2025) juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan gambir. Ia menyebut anggaran telah disiapkan untuk pembangunan pabrik pengolahan di Sumbar, sekaligus sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan pertanian.

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat, termasuk pembangunan fasilitas modern dan pembinaan petani, agar potensi gambir sebagai komoditas unggulan daerah dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan. (Andi)