Padang, PilarbangsaNews
Universitas Dharma Andalas (Unidha) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unidha kembali melaksanakan wawancara seleksi Bantuan Pendidikan BAZNAS Sumatera Barat berlangsung di Unidha Center, Padang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Unidha dan BAZNAS Sumatera Barat dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa memiliki prestasi akademik namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Program bantuan pendidikan tersebut merupakan agenda rutin diselenggarakan dua kali dalam satu tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan studi mahasiswa.
Melalui proses seleksi objektif dan transparan, diharapkan bantuan pendidikan dapat diberikan kepada mahasiswa benar-benar memenuhi kriteria baik dari sisi akademik, kondisi ekonomi, maupun karakter pribadi.
Proses wawancara dilaksanakan secara komprehensif dengan menggali berbagai aspek, mulai dari latar belakang keluarga, kondisi sosial ekonomi, motivasi melanjutkan pendidikan, hingga komitmen peserta dalam menyelesaikan studi. Selain itu, peserta juga mengikuti tes kemampuan membaca Al-Qur’an serta bacaan salat sebagai bagian dari penilaian karakter dan nilai-nilai spiritual menjadi salah satu indikator dalam proses seleksi.
Pelaksanaan seleksi dipimpin oleh Wakil Rektor II Unidha sekaligus Ketua UPZ Unidha, Prof. Dr. Emrizal, SE., MM. Tim seleksi turut melibatkan Ketua Program Studi S1 Manajemen Sari Octavera, ST., MM., CRA., Kepala Humas Irsyad Shabri, S.Hum., M.Hum., C.TM., Dosen Iswan Rina, S.Si., M.Si., serta Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Elvonika Retno Kemala, SE,MM.
Seluruh peserta dinilai secara menyeluruh berdasarkan prestasi akademik, kondisi ekonomi keluarga, serta semangat untuk terus melanjutkan pendidikan.
Rektor Unidha Prof. Dr. Novesar Jamarun, MS, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Sumatera Barat atas keberlanjutan program bantuan pendidikan telah memberikan manfaat bagi mahasiswa.
Unidha menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Sumatera Barat atas komitmennya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan mahasiswa. Program bantuan pendidikan ini bukan sekadar memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi investasi dalam mencetak generasi muda unggul, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara Unidha dan BAZNAS Sumbar terus diperkuat sehingga semakin banyak mahasiswa berprestasi dapat menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala oleh keterbatasan ekonomi,” kata Rektor.
Ketua UPZ Unidha Prof. Dr. Emrizal, SE., MM., menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dengan mengedepankan prinsip keadilan dan akuntabilitas.
“Kami juga berupaya memastikan bahwa bantuan pendidikan ini benar-benar diterima oleh mahasiswa yang memenuhi kriteria dan paling membutuhkan. Harapannya, bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Emrizal.
Melalui pelaksanaan wawancara seleksi Bantuan Pendidikan BAZNAS Sumatera Barat ini, Unidha kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan pendidikan inklusif, berkeadilan, dan memberikan kesempatan sama bagi seluruh mahasiswa untuk berkembang menjadi lulusan unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi dunia dan pembangunan bangsa. (Zul)















