Limapuluh Kota, PilarbangsaNews
Apresiasi pantas disematkan untuk SDN 01 Nagari Taram, Kecamatan Harau. Sekolah yang berlokasi di Jorong Parak Baru itu dengan Kepala Sekolahnya Masrimal, S.Pd semenjak beberapa tahun ini telah melahirkan aneka inovasi, antara lain program tahfidz dan sedekah subuh.
Ketika bincang-bincang dengan PilarbangsaNews hari Kamis (23/4/2026), Masrimal mengatakan, bahwa sekolah yang ia pimpin dengan program unggulan tahfiz didukung penuh oleh Pemerintah Nagari Taram sebagai pilot proyek untuk mendukung visi misi Bupati Kabupaten Limapuluh Kota pasangan Sakato, yakni mengaji dengan menganggarkan dana desa Rp72 juta/tahun. Outputnya adalah tamatan SDN 01 Taram dapat menghapal 30 Juz Al Quran.
Menurut Masrimal, sekolahnya juga berkolaborasi bersama lintas OPD melaksanakan berbagai terobosan, seperti Sedekah Subuh yang bekerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Limapuluh Kota.

Kadisdik dan Kebudayaan Antoni, S.Pd.,M.Pd T menyerahkan 6 ekor kambing hasil Sedekah Subuh kepada wali murid SDN 01 Taram
“Sejak dua tahun dua bulan lalu saya diamanahkan memimpin sekolah ini sebanyak 33 ekor kambing hasil sedekah subuh sudah disalurkan kepada siswa siswi kita di SDN 01 Taram. Dari jumlah ini Alhamdulillah sudah berkembang dan sudah dapat membantu anak-anak kita melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diinginkannya,” sebut Masrimal.
Pada hari Rabu (21/6/2026) lalu Kadisdik Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, Antoni, S.Pd.,M.Pd secara simbolis telah menyerahkan bantuan enam ekor kambing kepada murid melalui orang tua murid.
“Berkaitan dengan program jangka panjang, kita juga sudah mencanangkan penanaman 500 pohon manggis. Alhamdulillah pada hari Rabu itu juga Kadisdik Kebudayaan telah melakukan penanaman perdana yang didampingi oleh Ketua BAZNAS Korwil Kecamatan Harau, Wali Nagari Taram, Komite Sekolah, Kepala Jorong Parak Baru dan stakeholder pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kecamatan Harau,” beber Masrimal.

Kambing hasil Sedekah Subuh berkembang biak ditangan para murid SDN 01 Taram
Ditambahkannya, lahan yang selama ini tidak produktif atau lahan tidur sekarang sudah bisa berdaya guna buat membantu anak-anak di Nagari Taram ini pada umumnya dan di Joring Parak Baru khususnya.
Disamping itu, pada bulan Agustus 2025 yang lalu sudah ditanam 1.000 pohon pisang sebagai wujud nyata Pendidikan Pembelajaran Mandiri dalam menyikapi kurikulum pendidikan nasional. (wba)













