Sawahlunto, PilarbangsaNews
Bumdes Saiyo Lumindai, di Nagai Lumindai, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto berhasil masuk dalam lima besar Lomba BUMDes/Nag Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2025. Karena itu pada hari Rabu (11/6/2025) dilakukan kunjungan lapangan oleh Tim Penilai Provinsi langsung ke Desa Lumindai.
Menurut Pimpinan Tim Pemilai Andri Pramuhardana, S.STP.,M.Si, hal terpenting dalam lomba ini bukan hanya pencapaian kemenangan semata tapi lebih kepada menghadirkan secara utuh peran dan fungsi BUMDes/BUMNag di tengah masyarakat sehingga keberadaan BUMDes/BUMNag dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat secara optimal.
“Kedepan kita berharap dengan keberadaan BUMDes/BUMNag ini dapat sebagai motor penggerak bagi Perekonomian Masyarakat Perdesaan menuju masyarakat yang Sejahtera, serta BUMDes/BUMNag yang terbaik nantinya dapat menjadi percontohan bagi BUMDes/BUMNag se- Sumatera Barat,” kata Andri Pramuhardana, S.STP.,M.Si yang sehari-hari adalah Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumbar.
Apalagi dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diiringi dengan lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, hal ini memberikan angin segar kepada Badan Usaha Milik Desa/Nagari, yang mana legalitas BUMDes/BUMNag yang selama ini dipertanyakan oleh berbagai kalangan sudah terjawab, bahwa Badan Usaha Milik Desa adalah Badan Hukum yang didirikan oleh Desa dan/atau bersama Desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut Kepala Desa Lumindai Chairunnas,S.Ag didampingi Sekretaris Desa Syair Nandi, bahwa BUMDes Lumindai yang didirikan pada Nopember 2019 dengan modal awal Rp250 juta yang bersumber dari Dana Desa.
Usaha awalnya adalah membuka jasa fotocopy dan alat tulis kantor. Pertimbangannya, karena selama ini untuk kebutuhan alat tulis dan fotocopy masyarakat harus pergi ke pusat kota yang cukup jauh. Mak dengan usaha ini maka cukup di BUMDes Lumindai Saiyo saja lagi.
Karena semakin berkembang, maka Bumdes melakukan penambahan unit usaha seperti menjual pulsa ke konter-konter hape, kemudian mendirikan pangkalan gas berizin, dan usaha produksi gula semut (gula aren halus). Ternyata semua bidang usaha ini berjalan mulus hingga menghasilkan keuntungan bagi Bumdes Lumindai Saiyo.
Keberhasilan Bumdes Lumindai Saiyo ini mendapat apresiasi dari perlombaan yang ada, seperti pada tahun 2022 berhasil meraih apresiasi sebagai juara Harapan I dalam pengelolaan manajemen dan pada tahun 2023 sebagai BUMDEs Lumindai Saiyo menjadi terbaik di Provinsi Sumatera Barat secara administrasi dan pengelolaan laporan keuangan.
“Usaha BUMDes Saiyo Lumindai sebagai pangkalan gas banyak membantu masyarakat yang butuh gas. Selain di Desa Lumindai juga desa tetangga seperti Desa Lunto Barat, Desa Lunto Timur, Desa Kubang Tangah serta Balai Batu Sandaran. Melihat perkembangan positif BUMDes Saiyo Lumindai, Pemerintah Desa tak sungkan untuk menyuntikkan dana penguatan modal usaha,” kata Kepala Desa Lumindai Chairunnas,S.Ag.
Tim Penilai Lomba BUMDes/Nag Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2025 ini dipimpin Kadis PMD Sumbar Yozarwardi Usama Putra, S.Hut., M.Si, dan Penanggungjawab adalah Andri Pramuhardana, S.STP.,M.Si, Ketua Tim Penilai Mahdianur, SE.,SH.,MM. (Kabid UEM, SDA dan TTG), Gusti Abdri, SE (BPKP Wilayah Sumbar), Zulhendri (Bank Nagari), Mega Nolasary, SP., M.Si (Univ Taman Siswa) dan Suharyono (Konsultan Pemberdayaan Masyarakat). (gk)









