Padang, PilarbangsaNews
Universitas Dharma Andalas (Unidha) mencatat sejarah baru dengan menerima 1.037 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Capaian ini menembus angka 1.000 mahasiswa sekaligus menjadi jumlah penerimaan tertinggi sepanjang sejarah universitas.
Rektor Unidha, Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S., menyampaikan capaian tersebut dalam konferensi pers di Padang, Sabtu (24/10/2026).
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan perkembangan universitas di bidang akademik, sumber daya manusia, prestasi mahasiswa, fasilitas, transformasi digital, dan kerja sama.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 Unidha menerima 1.037 mahasiswa baru. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan karena menjadi jumlah penerimaan mahasiswa baru terbanyak sepanjang sejarah Unidha.
Kepercayaan masyarakat ini harus kita jawab dengan peningkatan mutu pendidikan, kualitas dosen, fasilitas pembelajaran, dan layanan akademik,” ungkap Novesar.
Perkuat Kualitas Akademik
Unidha saat ini memiliki 121 dosen tetap, dengan 87 dosen telah bersertifikasi, 34 dosen sedang menempuh studi lanjut, dan 27 dosen berkualifikasi doktor atau S3. Dalam target strategis 2030, universitas menargetkan 50 persen dosen memiliki kualifikasi doktor.
Di bidang akreditasi, dua program studi telah meraih predikat Unggul, sementara akreditasi institusi berada pada kategori Baik Sekali.
Capaian ini menjadi dasar bagi Unidha untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan daya saing lulusan.
Dorong Prestasi dan Pengembangan Mahasiswa.
Sejumlah prestasi mahasiswa yang dipaparkan meliputi kompetisi rancang bangun mesin, kejuaraan paralayang tingkat internasional, serta penghargaan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia Unidha pada ajang tingkat Sumatera Barat.
Mahasiswa juga mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, seperti pertukaran mahasiswa, magang, studi independen, program Merdeka Belajar, dan kewirausahaan untuk memperluas pengalaman serta meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja.
Kembangkan Fasilitas dan Infrastruktur Digital
Unidha memiliki berbagai laboratorium, antara lain laboratorium komputer, bahasa, media dan public speaking, mekatronika, farmakologi dan toksikologi, kimia, serta fasilitas teknologi pengolahan pangan dan agroindustri.
Dukungan digital mencakup 36 access point, kapasitas bandwidth 3.583 Mbps, perangkat lunak laboratorium berlisensi, serta Sistem Informasi Akademik melalui portal sia.unidha.ac.id.
Perluas Kerja Sama Nasional dan Internasional
Unidha mencatat 92 kerja sama, terdiri atas 12 kerja sama internasional, 26 kerja sama nasional, dan 54 kerja sama wilayah atau lokal.
Kemitraan internasional meliputi student mobility, visiting lecturer, dan pengabdian kepada masyarakat bersama mitra di Malaysia dan Thailand.
Kerja sama ini mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperluas pengalaman akademik dosen dan mahasiswa.
Perkuat Kepercayaan Masyarakat
Kepala Humas Unidha, Irsyad Shabri, S.Hum., M.Hum., C.TM., menyebut rekor penerimaan mahasiswa baru tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi publik dan memperluas akses informasi bagi calon mahasiswa serta masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka, akurat, dan mudah diakses penting untuk membangun kepercayaan antara universitas, sekolah, orang tua, calon mahasiswa, dan mitra.
Penerimaan 1.037 mahasiswa baru menjadi tonggak penting bagi Unidha sekaligus tantangan untuk memastikan pertumbuhan jumlah mahasiswa diikuti peningkatan mutu akademik, kompetensi dosen, fasilitas pembelajaran, dan kualitas layanan.
Dengan penguatan berbagai sektor tersebut, Unidha berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global. (Zul)



















