Padang, PilarbangsaNews
Sekitar 555 warga MAN 2 Padang yang terdiri dari guru, pegawai, dan siswa mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (22/10/2026).
Guru dan pegawai laki-laki tampil mengenakan sarung, kemeja, dan jas bergaya santri. Sementara itu, peserta perempuan menyesuaikan.
Dalam upacara tersebut, mereka bergabung dengan ASN dari satuan kerja (satker) Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Kemenag Kota Padang dan MTsN 6 Padang.
Tak hanya menghadiri upacara, dalam momen peringatan HSN ini, ekskul Paskibra dan Marching Band MAN 2 Padang dipercaya menjadi pengisi Upacara Bendera.
Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar tentang pentingnya sejarah dan kontribusi santri bagi masa depan Indonesia.
Ia mengatakan Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
“Sejarah mencatat, Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 telah membangkitkan semangat perjuangan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.
Peringatan HSN 2026 mengusung tema Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas. Tema ini mengandung pesan penting bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan masa depan bangsa.
Lanjut Vasco, apabila dahulu santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka kini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia.
“Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian kepada negeri tercinta ini, bagi seorang santri, tidak boleh padam,” sebutnya saat membaca amanat Menag. (Arul)


















