Pekanbaru, PilarbangsaNews
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau menggelar serangkaian kegiatan yang sarat makna dan semangat kebersamaan yang menjadi momentum bagi tenaga kesehatan untuk meneguhkan kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Pelayanan dan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Edi Irawan, SKM, M.AP, menjelaskan bahwa HKN tahun ini mengusung semangat kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan 13 agenda kegiatan yang tersebar di berbagai titik di Provinsi Riau.
“HKN ke-61 jatuh pada 12 November. Seluruh Indonesia, mulai dari kementerian hingga kabupaten/kota, melaksanakan apel bersama. Di Riau, kami mendapat arahan dari Bapak Plt. Kepala Dinas Kesehatan untuk membuat berbagai kegiatan yang tidak hanya seremonial, tapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Edi Irawan, Kamis (13/11/2025).
“Perayaan dimulai dengan aksi donor darah pada 2 November 2025 lalu yang melibatkan lebih dari ribuan pendonor dan berhasil mengumpulkan 1.000 kantong darah, hasil kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan,” imbuhnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga bekerja sama dengan instansi pendidikan untuk melaksanakan skrining thalasemia, bentuk nyata kepedulian terhadap generasi muda agar lebih sadar pentingnya deteksi dini penyakit genetik.
Tak kalah menarik, semangat kebersamaan juga tercermin dalam turnamen olahraga yang diikuti oleh 60 pasangan peserta dari 12 kabupaten/kota se-Riau. Ajang ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus simbol sportivitas tenaga kesehatan di Bumi Lancang Kuning.
“Puncak acara tahun ini ditandai dengan kegiatan Fashion Fun Show for Nakes 2025, yang menjadi lanjutan dari kegiatan serupa di tahun 2023. Uniknya, ajang ini menampilkan para tenaga kesehatan sendiri sebagai peragawan dan peragawati menampilkan sisi kreatif dan humanis dari profesi yang selama ini dikenal sibuk dan penuh tekanan,” tutup Edi Irawan.
Nunung Kemala Sari Zain sebagai koordinator acara lomba fashion fun show for tenaga kesehatan 2025, menekankan pentingnya sikap dan empati tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Nunung, tenaga kesehatan tidak hanya bertugas menyembuhkan penyakit melalui obat atau tindakan medis, tetapi juga melalui sikap dan kehangatan hati. Ia menegaskan bahwa pelayanan yang tulus dapat menjadi obat pertama bagi pasien.
“Tugas tenaga kesehatan adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan pelayanan itu harus datang dari hati. Kalau tenaga kesehatan melayani dengan wajah yang cemberut atau tanpa senyum, pasien bisa merasa semakin tidak nyaman. Dari sakit perut bisa jadi sakit kepala,” ujar Nunung.
Kepala UPT Bapelkes Riau, dr. Siska Hidayani, M.Kes, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Bapelkes Riau sebagai tuan rumah.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Selain menjadi ajang silaturahmi bagi tenaga kesehatan, acara ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bapelkes kepada masyarakat umum,” ujar dr. Siska di Pekanbaru.
Ia menambahkan, acara tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan fashion fun show for nakes 2025 bagi tenaga kesehatan, tetapi juga menghadirkan bazar UMKM lokal dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat datang ramai-ramai. Di sini mereka bisa menyaksikan kreativitas tenaga kesehatan, sekaligus mendapatkan edukasi dan layanan kesehatan gratis. Ada juga bazar UMKM yang diisi oleh staf dan pegawai kami sendiri. Dengan begitu, kami turut membantu memajukan pelaku UMKM daerah,” tutup dr. Siska. (Mirza)










