Web Hosting
Web Hosting
Berita

Pemko Payakumbuh Cepat Tanggap, Tebing Batang Agam yang Terban Diatasi

265
×

Pemko Payakumbuh Cepat Tanggap, Tebing Batang Agam yang Terban Diatasi

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, PilarbangsaNews

 

 

Tebing Sungai Batang Agam yang terban di kawasan Kampung Baru, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur beberapa waktu lalu, mulai dilakukan pembangunan batu beronjong.

 

Antisipasi ini dilakukan agar jalan yang beraspal hotmix di sisinya tidsk ikut runtuh. Jalur ini sangat vital dan jika tidak diatasi beresiko untuk keselamatan masyarakat setempat khususnya.

 

Pemko Payakumbuh dibawah kepemimpinan duet Suzeta (Zulmaeta- Elzadaswarman) melalui Dinas PUPR cepat tanggap. Melalui anggaran tahun 2025 ini, titik yang longsor atau terban tersebut diantisipasi dengan pemasangan batu beronjong.

 

Kegiatan yang berlabel pembangunan penguatan tebing dengan pekerjaan normalisasi dan pengendalian banjir Sungai Batang Agam.

 

Papan proyek penguatan tebing di Kampung Baru Tiakar 

 

Pekerjaan ini dilaksanakan pemenang lelang CV Kumala dengan pagu kontrak Rp337.174.000. Dengan nomor kontrak 37/SPK-SDA/PUPR/2025 dan tanggal kontrak 16 Juli 2025 dikerjakan dalam masa kerja 120 hari kalender. Pengawasnya adalah CV Jasa Reka Mandiri Consultant.

 

Rekanan pelaksana, Eki saat bincang-bincang dengan PilarbangsaNews, Kamis (28/8/2025) siang menyebutkan, bahwa progres pengerjaannya sudah mencapai 60%.

 

“Kita baru bekerja tiga minggu terhitung tanggal kontrak. Alhamdulillah hingga hari ini progresnya sudah 60%. Insya Allah kami akan tuntaskan penyelesaian kegiatan ini sebelum akhir kontrak. Kami optimis,” ucap Eki.

 

Soal kendala lapangan, Insya Allah hingga hari ini tidak ada, baik dari masyarakat maupun dari cuaca yang relatif mendukung untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan.

 

Masyarakat Kampung Baru sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh melalui Dinas PUPR, karena cepat tanggap.

 

“Kami mengucaokan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh dan Dinas PUPR. Sebab, kalau ini tidak cepat diatasi, dampaknya jalan lingkung ke tempat kami akan ikut runtuh tergerus arus sungai Batang Agam, apalagi ketika air sungai meluap,” ungkap etek Ros kepada media ini. (wba)