Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Pasca terisolasi akibat longsoran tanah akibat hujan menutup akses jalan menuju Nagari Sako Sungai Gambir Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan. Kini akses transportasi menuju nagari tersebut sudah bisa dilalui.
Gerak tim gabungan pembersihan menggunakan alat berat melaksanakan kegiatan pembersihan material longsoran tanah, ke Nagari Sungai Gambir Sako Tapan.
Perlunya penambahan alat berat untuk membantu percepatan pembersihan material tanah. Karena tingginya material lumpur serta pendirian tenda pengungsi.
Koordinator Lapangan Agnes Dheno Arnas, S.STP.,MM, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan melakukan koordinasi untuk persiapan pelaksanaan kegiatan hari Rabu (14/10/2026).
Disampaikan Dheno, pasca terbukanya akses jalan menuju Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, berdasarkan laporan dari nagari ada empat buah rumah hilang tertimbun longsor. Selain itu, enam buah rumah mengalami rusak berat, dan satu sekolah PAUD tertimbun longsor.
“Untuk jumlah KK di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan ada 129. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian di Nagari Sako Tapan,” tutur Camat.
Lebih lanjut, untuk kegiatan besok dilaksanakan pendistribusian makanan, sekaligus pembersihan material tanah, baik fasilitas umum dan pemerintahan.(ori)



















