Pekanbaru, PilarbangsaNews
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan kota Pekanbaru telah dimulai yang dilaksanakan di Surau Al Irhaash Jalan Senapelan pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Kegiatan ini mengangkat tema Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kelurahan Kampung Bandar tahun 2025, kita tingkatkan semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an menuju masyarakat Qur’ani yang berakhlakul Karimah.
Dalam sambutan Lurah Kampung Bandar, Nopri Anugrah Putra S.STP., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan perhelatan tersebut.
“Izinkan saya memberikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Momentum MTQ ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga kesempatan bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjaga kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi di Kampung Bandar,” ujar Nopri.
Menurut Lurah Nopri untuk tahun ini, penyelenggaraan MTQ memiliki nuansa berbeda dibanding dua tahun terakhir. Untuk pertama kalinya, Kelurahan Kampung Bandar menghadirkan piala bergilir. Kehadiran piala ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin termotivasi mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini.
“Piala bergilir ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga dorongan agar kita semua terus berlomba dalam kebaikan dan membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Nopri didampingi Ketua LPM Kelurahan Kampung Bandar H. Nur Sayuti S.E., sebagai panitia pelaksana.
“Gelaran MTQ tingkat kelurahan ini diharapkan mampu mencetak qari dan qariah berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Kampung Bandar di ajang yang lebih tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat untuk menjaga harmoni dan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan modern,” tutupnya.
Sementara itu, Camat Senapelan, Wira Setiadi, S.STP., MPA, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan filosofi masyarakat Melayu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
“MTQ ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam mensyiarkan agama Islam. Harapan kita, ajang ini bisa menjadi wadah lahirnya qori dan qoriah terbaik, sekaligus memotivasi generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an,” ujar Wira.
MTQ di tingkat kelurahan ini menurut Camat Wira, diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan sejak dini. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa diberi kesempatan tampil menunjukkan kemampuan mereka dalam tilawah, tahfiz, maupun cabang-cabang lainnya.
“Kita ingin setiap surau dan mushola kembali hidup dengan lantunan ayat suci. Dengan begitu, kecintaan kepada Al-Qur’an akan tertanam kuat di tengah masyarakat. Sejalan dengan program pemerintah kota seperti Maghrib Mengaji dan pembinaan para penghafal Al-Qur’an,” ujar Wira.
“Kepada para peserta slamat berlomba dengan ikhlas, junjung tinggi sportifitas dan menang kalah itu ada hal yang biasa. Semoga dari Kampung Bandar ini lahir generasi Qur’an yang taat kepada agama, bangsa, dan negara,” tutupnya.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Ketua LPM Kelurahan Kampung Bandar H. Nur Sayuti S.E., Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan tamu undangan lainnya. (Mirza)













