Web Hosting
Web Hosting
Berita

LBH GP Ansor PW Sumbar Minta Polisi Usut Tuntas Peristiwa Perkelahian di Simpang Ketaping

1156
×

LBH GP Ansor PW Sumbar Minta Polisi Usut Tuntas Peristiwa Perkelahian di Simpang Ketaping

Sebarkan artikel ini

Padang, PilarbangsaNews 

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor PW Sumatera Barat berduka cita atas korban meninggal dunia Wahyu Andri Pratama dalam peristiwa perkelahian di Simpang Ketaping, Jalan By Pass Kota Padang beberapa hari lalu. LBH GP Ansor sudah menemui keluarga korban dan menjadi kuasa hukum korban.

 

 

“Bantuan hukum yang diberikan LBH Ansor merupakan implementasi dari negara hukum yang mengakui dan melindungi serta menjamin hak asasi warga negara akan kebutuhan akses terhadap keadilan,” ungkap Ketua LBH GP Ansor PW Sumatera Barat Eko Kurniawan ketika takziah ke rumah Wahyu Andri Pratama di Gunung Pangilun Kota Padang, Senin 22 September 2025.

 

Eko juga mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa ada dugaan pihak yang membawa korban ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) masih belum diungkap oleh pihak kepolisian.

 

“Kami keluarga sudah ikhlas menerima. Tapi kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas ada dugaan orang yang membawa korban ke TKP sampai saat ini belum ada panggilan dari pihak kepolisian. Kami punya saksi dan bukti dan kami juga sudah membuat laporan polisi pada hari kejadian di Polresta Padang,” kata Andri, orang tua laki laki korban.

 

Andri memberikan apresiasi atas kerja polisi langsung bergerak menangkap pelaku.

 

LBH GP Ansor PW Sumatera Barat juga menilai remaja kita butuh pengakuan jati diri. Banyak remaja mulai menjadikan kekerasan sebagai sarana untuk membentuk identitas dan mencari eksistensi.

 

“LBH GP Ansor PW Sumbar menghimbau semua pihak agar senantiasa punya rasa empati untuk keluarga korban. Foto dan video korban tidak perlu disebarluaskan ke media sosial. Jadikan peristiwa ini pelajaran berharga, stop segala bentuk kekerasan,” harap Eko Kurniawan. (Rel)