Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid, SH.,MH, Rabu (28/10/2026) menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Lifeskill bagi masyarakat kawasan rawan Narkoba. Kegiatan lifeskill diadakan, di kantor Wali Nagari Bungo Pasang Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.
Acara tersebut dihadiri Katim Pemberdayaan Masyarakat Kombes Pol Erlis, SE., MH, dan Forkopimca Kecamatan IV Jurai, Wali Nagari Bungo Pasang Salido.
Kurang lebih tiga puluh orang pemuda-pemudi setempat. Ikut dalam kegiatan Bimtek Lifeskill bagi masyarakat kawasan rawan Narkoba.
Disampaikan Toton, program Bimtek Lifeskill merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya di kawasan rawan narkoba.
Tujuan dari Bimtek Lifeskill adalah kemandrian eknomi, melatih masyarakat dengan keterampilan praktis (seperti kerajinan, kuliner, atau keahlian usaha lain). Agar, memiliki daya saing dan penghasilan.
Kedua, pncegahan penyalahgunaan Narkoba, membekali pemuda dan warga dengan kegiatan positif agar tidak terjerumus dalam peredaran atau penyalahgunaan narkoba.
Ketiga, dukungan P4GN: Menjadi bagian dari strategi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Kita berharap melalui kegiatan bimtek dan bantuan peralatan bisa dipergunakan sebaik-baiknya. Dan terpenting dan utama untuk menjaui narkoba,” tegas Kepala BNNP Sumbar.
Sementara itu, Wali Nagari Bungo Pasang Salido, Kecamatan IV Jurai, Basfrianto menyampaikan ucapan terima kasih pada BNNP Sumbar telah melaksanakan kegiatan Bimtek Lifeskill.
Dengan bantuan yang telah diberikan oleh BNBP ini tentunya bisa dipergunakan dan dimanfaatkan untuk kegiatan sebaik-@baiknya, dalam mendukung penguatan ekonomi, keterampilan pemuda.
Bantuan diserahkan dari BNNP Sumbar, yaitu papan bunga lengkap dengan kaki, karpet dan busa penyangga papan, lem, cat, kuas, gunting, pisau, klip tembak, jarum, pengaris panjang, benang dan kapur tulis.
Lebih lanjut, BNNP Sumbar menunjuk pemuda – pemudi masyarakat nagari Bungo Pasang Salido yang berasal dari keluarga kurang mampu, tidak memiliki pekerjaan tetap dan mau untuk bekerja dengan usia 18-25 tahun, memiliki skill dan kegiatan.
“Kita berharap melalui bimtek Lifeskill diadakan BNNP Sumbar bisa menambah wawasan, pengetahuan, pelatihan dan skill pada generasi muda,” tutupnya. (ori)



















