Pesisir Selatan, PilarbangsaNews
Atensi Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si untuk melaksanakan program Subuh Berjamaah, maka Kapolres Pesisir Selatan AKBP Dery Indra, SIK.,MH melalui Wakapolres Kompol Syafrizen, SH kembali mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat untuk menghidupkan kembali peran dan fungsi Tigo Tungku Sajarangan yaitu Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai serta Bundo Kanduang.
“Unsur Ninik Mamak, Alim Ulama dan Cadiak Pandai dikenal dengan Tungku Tigo Sajarangan di masyarakat Minangkabau jika bersinergi menjadikan anak kemanakan menjadi masyarakat yang madani,” tegas Kompol Syafrizen.
Masyarakat Minangkabau dikenal dengan falsafah adatnya yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), menggali kembali nilai-nilai dan norma-norma adat dan kemudian melaksanakannya ditengah-tengah masyarakat.
“Silakan ke lapau tetapi jangan lupa ke surau dan patuhilah aturan hukum negara yaitu tertib berlalulintas, baik pengguna kendaraan bermotor roda empat dan roda dua, lengkapi sesuai aturan yang berlaku seperti jika menggunakan sepeda motor pakai helm standar, pakai kaca spion, lampu-lampunya, tidak boleh memakai knalpot racing sangat menggangu Kamtibmas karena bunyinya keras memekakkan telinga,” kata Kompol Syafrizen.
Juga tidak terlibat terlibat Narkoba,
minum memabukkan dan obat terlarang lainnya serta hindari perbuatan tercela seperti pergaulan bebas, seks menyimpang dan tidak terlibat LGBT.
Wakapolres mengajak masyarakat menggalakkan kegiatan positif seperti gemar berolah raga sesuai minat dan bakatnya, mengisi dan menghadiri kegiatan keagamaan kerohanian, ikut lomba mengaji, Lomba Tahfidz Al Qur’an dan kegiatan positif lainnya. (ori)













